Dec 08

Keunggulan dan Kelemahan Sistem Pakar

Keunggulan Sistem Pakar

  1. Menghimpun data dalam jumlah yang sangat besar.
  2. Menyimpan data tersebut untuk jangka waktu yang panjang dalam suatu bentuk tertentu.
  3. Mengerjakan perhitungan secara cepat dan tepat dan tanpa jenuh mencari kembali data yang tersimpan dengan kecepatan tinggi.

Kelemahan Sistem Pakar

  1. Masalah dalam mendapatkan pengetahuan dimana pengetahuan tidak selalu bisa didapatkan dengan mudah, karena kadang kala pakar dari masalah yang kita buat tidak ada, dan kalaupun ada kadang-kadang pendekatan yang dimiliki pakar berbeda-beda.
  2. Untuk membuat suatu sistem pakar yang benar-benar berkualitas tinggi sangatlah sulit dan memerlukan biaya yang sangat besar untuk pengembangan dan pemeliharaannya.
  3. Boleh jadi sistem tak dapat membuat keputusan.
  4. Sistem pakar tidak 100% menguntungkan, walaupun seorang tetap tidak sempurna atau tidak selalu banar. Oleh karena itu perlu di uji ulang secara teliti sebelum digunakan Continue reading
Dec 08

Tahapan Pengembangan Sistem Pakar

Perkembangan yang sangat menarik adalah perkembangan pemrograman visual berorientasi objek yang mampu mengolah database dalam jumlah data yang sangat besar. Perkembangan perangkat lunak ini tentunya sangat membantu pengembangan secara luas terhadap sistem‑sistem berbasis kecerdasan buatan, termasuk sistem pakar.

Berikut ini merupakan penjelasan secara garis besar tentang fase‑fase pengembangan sistem pakar tersebut.

Identifikasi

Tahap ini merupakan tahap penentuan hal‑hal penting sebagai dasar dari permasalahan yang akan dianalisis. Tahap ini merupakan tahap untuk mengkaji dan membatasi masalah yang akan diimplementasikan dalam sistem. Setiap masalah yang diidentifikasikan harus dicari solusi, fasi­litas yang akan dikembangkan, penentuan jenis bahasa pemrograman dan tujuan yang ingin dicapai dari proses pengembangan tersebut. Apabila proses identifikasi masalah dilakukan dengan benar maka akan dicapai hasil yang optimal.

Konseptualisasi

Hasil identifikasi masalah dikonseptualisasikan dalam bentuk relasi antar data, hubungan antar pengetahuan dan konsep‑konsep penting dan ideal yang akan diterapkan dalam sistem. Konseptualisasi juga meng­analisis data‑data penting yang harus didalami bersama dengan pakar di bidang permasalahan tersebut. Hal ini dilakukan untuk memperoleh konfirmasi hasil wawancara dan observasi sehingga hasilnya dapat memberikan jawaban pasti bahwa sasaran permasalahan tepat, benar dan sudah sesuai. Continue reading

Dec 08

Microsoft Access – Database

Sekilas Tentang Microsoft Access

Adalah paket software database relasional yang hebat, yang memudahkan untuk mengelola dan membuat database yang kompleks. Pada microsaft Access sebuah database disimpan dalam sebuah berkas dengan ekstensi .mdb, didalam berkas inilah semua objek yang terkait dengan database termasuk semua table, disimpan pada istilah kolom yang biasa dipakai pada basis data relasional disebut Field dan baris biasa disebut Record.

Access dapat menolong mengelola segala ukuran database, dari daftar yang sederhana sampai database bisnis yang komplek.

Dengan menggunakan Microsoft Access dapat melakukan hal berikut :

  • memulai secara cepat database baru dengan menggunakan database Wizard.
  • membuat table dari awal atau dengan menggunakan Wizard.
  • menambah dan memeriksa  informasi dengan menggunakan Table maupun Form.

memanipulasi data dalam beberapa table dangan menggunakan Query dan Report.

Microsoft Assecc memakai sebuah type database yang dinamakan database rational. Databae rational adalah database yang mengorganisasi data dalam bentuk table. Tabel dibentuk dengan mengelompokkan data yang mempunyai obyek yang sama. Tabel berisi baris–baris dan kolom–kolom informasi. Tabel–tabel dapat saling berhubungan jika diinginkan.

Pengertian Database

Database adalah sekumpulan data yang berhubungan. Pada waktu lalu, database merupakan sebuah file, misalnya mahasiswa.dbf, pegawai.dbf yang berisi sebuah tabel. Di dalam file mahasiswa.dbf terdapat kolom–kolom yang berhubungan yaitu NPM, Nama ,Alamat, TglLahir dan seterusnya.

Dalam Microsoft Assecc, database bukanlah sebuah file tetapi merupakan konsep logis yang berisi sekumpulan obyek–obyek yang berhubungan.Misalnya sebuah database berisi data struktur database, index, sekuritas, view, dan stored procedure.

Obyek – obyek dalam sebuah database :

  1. Tabel : Obyek yang berisi tipe–tipe data dan data mentah.
  2. Kolom : Sebuah tabel berisi kolom–kolom untuk menampung data. Kolom memnpunyai sebuah type dan nama yang unik.
  3. Tipe data : Sebuah kolom menpunayi sebuah tipe data. Tipe data yang dipilih adalah karakter, numerik, tanggal, boolean dan lain–lain.
  4. Strored prosedure : merupakan perintah–perintah SQL yang membentuk makro. Dengan menjalankan strored procedure berarti anda menjalankan perintah–perintah SQL didalam sebuah procedure.
  5. Trigger : adalah strore procedure yang diaktifkan pada saat data ditambahkan, diubah, atau dihapus dari database. Trigger dipakai untuk menjamin aturan integritas didalam database. Misalnya sebuah trigger dapat menjamin bahwa setiap mahasiswa mempunyai NPM yang sesuai dengan peraturan.
  6. Rule : diberlakukan pada kolom sehingga data yang dimasukkan harus sesuai dengan aturan.
  7. Kunci utama (primary key) : menjamin setiap baris data unik, dapat dibedakan dari data lain.
  8. Kunci tamu (foreign key) : adalah kolom–kolom yang mengacu kunci utama atau konstrain unik pada tabel lain. Kunci utama dan kunci tamu dipakai untuk menghubungkan sebuah tabel dari tabel lain.
  9. Konstrain : adalah mekanisme integrasi data yang berbasis server dan diimplementasikan oleh sistem.
  10. Default : dinyatakan pada filed (kolom) sehingga jika kolom tersebut tidak diisi data maka diisi nilai default.
  11. View : adalah query yang memakai beberapa tabel dan disimpan didalam database. View dapat memiliki beberapa kolom dari sebuah tabel atau menghubungkan beberapa tabel. View dapat dipakai untuk menjaga keamanan data.
  12. Index : membantu mengorganisasi data sehigga query menjadi lebih cepat.
Dec 08

Mengenal Komponen Visual Basic

Lingkungan Kerja Visual Basic

Lingkungan kerja dari Visual basic 6.0 pada umumnya bekerja pada lima buah window yang dirancang sebagai sebuah aplikasi multi window. Interface Development Environment (IDE) adalah tampilan antar muka program dengan pengguna yang sudah bersifat Graphical User Interface (GUI) . Satu window utama dalam Visual Basic 6.0 mengatur beberapa window yang saling berhubungan, yaitu window form, window project, window property dan code editor. Form layout bila windows akan ditutup atau diminimize, maka seluruh window yang berhubungan akan dilakukan perintah yang sama

Window Visual Basic

Pada waktu kita mambuka Visual Basic maka akan muncul beberapa window yang disediakan oleh program ini agar user (pembuat aplikasi) dapat merancang suatu program aplikasi yang dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh user. Adapun window-window tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Window Form
    Window ini merupakan sebuah media untuk kita membuat aplikasi atau antar muka yang bersifat Graphical User Interface (GUI). Kita dapat menggabungkan berbagi macam obyek atau kontrol diatas form ini. Biasanya pada form ini diberi nama Form1 yang merupakan bawaan dari Visual Basic itu sendiri.
  2. Project Window
    Project window merupakan suatu window dalam Visual Basic 6.0  yang digunakan untuk melihat form atau object apa saja dalam suatu project. Selain itu kita dapat menghapusnya dari project window tersebut.
  3. Toolbox
    Toolbox
    merupakan suatu window dalam Visual Basic 6.0 yang berisi komponen-komponen standard yang diperlukan dalam membuat aplikasi seperti label, textbox, combo box dan lain-lain.
  4. Properties Window
    Merupakan jendela yang mengandung semua informasi mengenai objek yang terdapat pada visual basic 6.0 yang digunakan untuk menentukan seting suatu objek. Seting property akan menentukan cara kerja dari objek yang besangkutan saat program aplikasi dijalankan, misalnya menentukan warna, nama, posisi, dan sebagainya.
  5. Code Editor
    Merupakan salah satu jendela yang penting didalam visual basic. Jendela ini berisi kode-kode program yang merupakan intruksi yang akan dilaksanakan oleh visual basic. Misalnya untuk menutup aplikasi, membatalkan perintah, menyimpan data, dan lain-lainnya. Jendela Code terbagi menjadi tiga bagian utama yaitu:

    • Nama objek atau kontrol
    • Nama Event
    • Tempat menulis kode program
  6. Standar Toolbar
    Menyediakan fasilitas yang umum digunakan oleh para programmer ketika sedang mendesain sebuah aplikasi seperti membuat atau menyimpan file, menjalankan program lain-lain.
  7. Form Layout Window
    Form Layout window pada Visual Basic 6.0 digunakan untuk menetapkan tampilan ketika program dijalankan. Penggunaannya cukup mudah yaitu kita klik form layout tersebut, kemudian kita gerakkan ke posisi yang ingin kita tampilkan.

File-File Yang Membangun Project Pada Visual Basic 6.0

Sebuah project Visual Basic 6.0 terdiri dari project, form, class, resource dan lain-lain. Beberapa file yang dibuat oleh Visual Basic 6.0 pada saat kita membangun sebuah aplikasi resource seperti icon dan yang lainnya adalah file file yang diambil dari sumber lain. File-file yang membangun project dalam Visual Basic 6.0 adalah sebagi berikut:

  1. File Project (.VBP)
    File yang dipakai untuk menyimpan informasi mengenai project yang kita buat atau mengenai aplikasi yang kita buat. Dalam file ini bisa juga terdiri dari beberapa file lainnya.
  2. File Form atau Interface (. FRM)
    File ini untuk menyimpan informasi tentang bentuk form pada sebuah aplikasi.
  3. File Kode Editor
    File ini untuk menyimpan perintah-perintah yang membuat sebuah aplikasi berjalan.
Dec 08

Pemrograman Visual Basic

Visual Basic

BASIC (Beginners All Purpose Syimbolic Instruction Code), yaitu sebuah bahasa pemrograman yang dalam sejarahnya sudah banyak digunakan oleh para programer untuk menyusun suatu aplikasi.

Visual BASIC adalah salah satu program untuk  membangun aplikasi dalam lingkungan Windows. Dalam pengembangan aplikasi, visual basic menggunakan pendekatan visual untuk  merancang user interface dalam bentuk form, sedangkan untuk kodingnya menggunakan bahasa basic yang cenderung mudah dipelajari. Visual BASIC telah menjadi program yang terkenal bagi para pemula maupun para developer (profesional).

Dalam lingkungan Windows pemakai (user-interface) sangat memegang peranan penting, karena dalam pemakaian aplikasi yang kita buat, pemakai senantiasa berinteraksi dengan user-interface tanpa menyadari bahwa dibelakangnya berjalan instruksi-instruksi program yang mendukung tampilan dan proses yang dilakukan.

  1. Edisi Learning
    Di dalam edisi ini para programmer diberi kesempatan untuk membuat sebuah aplikasi sederhana Microsoft Windows dan Windows NT secara mudah. Di dalamnya disertakan beberapa kontrol sederhana, ditambah grid, tab, dan kontrol data-bound.
  2. Edisi Profesional
    Di dalam edisi ini disertakan tool-tool yang lengkap. Di samping berisi semua fasilitas yang ada dalam edisi learning, juga ditambah kontrol ActiveX, desainer aplikasi informasi internet, integrated data tools dan data environment, active data objects, serta dynamic Hyper Text Mark-up Language page desainer.
  3. Edisi  enterprise
    Edisi ini memberikan ijin kepada para profesional untuk membuat aplikasi dalam sebuah tim. Di dalamnya dimasukkan semua fasilitas yang ada pada edisi profesional.

Kelebihan Visual Basic

Kelebihan visual basic dibandingkan dengan pemrograman lain seperti delphi dan prolog adalah pada kemampuannya untuk mengkompilasi program dalam bentuk native code, yaitu optimisasi pada saat prosesor mengkompilasi dan menjalankan program tersebut. Selain itu visual basic juga menyediakan fasilitas antarmuka penulisan code program yang lebih mudah di mengerti dan dipakai sehingga berbagai tipe program dapat dikembangkan di dalamnya, misalnya EXE, DLL dan OCX, bahkan program-program yang berbasis internet.

Dec 08

Protokol HTTP (Hypertext Transfer Protocol)

Protokol HTTP

Sebagian besar dokumen yang ada di jaringn internet adalah dokumen HTML (Hypertext Markup Language). Untuk proses transfer dokumen HTML, anata server dan client diperlukan protokol HTTP. Dalam perkembangannya protokol HTTP tidak hanya digunakan untuk transfer dokumen HTML namun juga untuk data audio sampai data visual. Protokol HTTP bekerja diatas protokol TCP/IP dengan nomor port 80.

Web Client dan Web Server

Contoh implementasi dari protokol HTTP dibagi menjadi dua, jika dilihat dari sisi pengguna (user). HTTP client (web client) yaitu aplikasi yang sering digunakan dalam browsing internet di sisi client, seperti Opera, Internet Explorer, Netscape, Mozilla Firefox, dan lain-lainnya. HTTP server (web server) yaitu aplikasi yang melayani permintaan HTTP dari HTTP client, seperti Internet Information Service, Apache, Tomcat, dan lain-lainnya. Continue reading

Dec 08

General Packet Radio Services (GPRS)

GPRS

Teknologi transmisi data GSM berupa GPRS (General Packet Radio Services) adalah sebuah teknologi yang dipergunakan untuk pelayanan data wireless seperti pada wireless internet atau intranet serta pelayanan multimedia. GPRS disebut juga sebagai teknologi jaringan telepon seluler generasi ke 2,5. GPRS menggunakan 1 sampai 8 slot waktu (time slot) yang dapat digunakan secara bersamaan oleh pengguna yang lain. Kecepatan maksimum secara teoritis sampai dengan 171.2 kbps bisa diperoleh dengan GPRS yang menggunakan kedelapan time slot secara bersamaan. Biasanya disebut sebagai GSM-IP (Internet Protocol), karena akan menghubungkan pengguna dengan ISP (Internet Service Provider).

Fungsi GPRS

Pengguna GPRS, hanya akan memakai kanal radio saat ia mengirim atau menerima data. Saat ia tidak melakukan transaksi data, kanal radio (khusus GPRS) tidak akan digunakannya. Namun, walaupun tidak melakukan transaksi data, pengguna GPRS tetap terkoneksi ke jaringan, tanpa membebani kanal GPRS. Dengan teknologi ini panggilan secara voice dapat dilakukan secara bersamaan dengan transmisi data. Melalui fitur GPRS ini, kita dapat mengirimkan gambar maupun video (moving picture) dari server ke client atau dari client ke client. Tetapi ini tergantung dari jenis hp yang digunakan.

Secara rinci ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan bahwa GPRS merupakan teknologi kunci untuk data bergerak, yakni;

  • Mampu memanfaatkan  kemampuan cakupan global yang dimiliki GSM
  • Memperkaya utiliti investasi untuk perangkat GSM yang sudah ada
  • Merupakan teknologi jembatan yang bagus menuju generasi ke 3
  • Menghilangkan atau mengurangi beberapa pembatas bagi akses data bergerak
  • Berbasis paket sehingga mampu memenuhi lalu lintas data (yang lazimnya bersifat rentetan / burst) dan mampu memberikan pelayanan pada banyak pengguna.
  • Dapat berfungsi sebagai komunikasi yang ‘selalu’ terhubung sehingga memiliki waktu sesi hubungan yang pendek dan akses langsung ke internet
  • Menawarkan QoS (Quality of Service = kualitas layanan), mendukung adanya penundaan mana yang lebih didahulukan sesuai dengan kriteria yang berbeda-beda, serta berbagai kelas reliabilitas
  • Menawarkan hubungan komunikasi dalam bentuk point to point atau multipoint.
  • Memiliki keamanan yang sudah menjadi ciri bagi data yang terpaketisasi. Continue reading