Nov 28

Sekilas Tentang Java

Bahasa pemrograman Java pada awalnya dikhususkan untuk aplikasi berbasis Internet, namun sekarang aplikasi-aplikasi Java sudah dapat digunakan untuk tidak hanya berbasis Web saja tetapi dari basis Desktop hingga aplikasi mobile sudah menggunakannya. Java itu portable yaitu dapat dijalankan di berbagai platform yaitu Windows, Linux, Unix, MacOS, atau SymbianOS (mobile). Kunci dari portabilitas ini adalah keluaran hasil kompilasi Java bukanlah file executable melainkan berbentuk bytecode. Bytecode inilah yang akan dieksekusi oleh JRE (Java Runtime Environment) yang disebut JVM (Java Virtual Machine) dan telah diinstall pada setiap sistem operasi yang akan digunakan, sehingga JVM
merupakan interpreter bagi bytecode.
Sebenarnya eksekusi interpreter lebih lambat dengan bandingkan dengan kompilasi executable, maka Sun menyuplai teknologi HotSpot yang menyediakan compiler JIT (Just In- Time) untuk bytecode dan menjadi bagian JVM untuk mengkompilasi bytecode menjadi executable code secara real-time, sehingga menjalankan aplikasi Java lebih cepat.
Bahasa Java kali pertama dikonsepkan oleh James Gosling, Patrick Naughton, Chris Warth, Ed Frank, dan Mike Sheridan di Sun Microsystem tahun 1991, dengan nama bahasa programnya “Oak”. Tahun 1995 mereka mengunjungi sebuah café kopi lokal dan mengubah namanya menjadi “Java” hingga sekarang.
Bahasa Java secara langsung berhubungan dengan C dan C++, karena Java menurunkan sintaks-nya dari C dan objeknya diadaptasi dari C++, sehingga Java memiliki sifat case sensitive (membedakan antara huruf besar maupun kecil).
Nov 26

Pengenalan IDE Borland Delphi

Borland Delphi merupakan aplikasi pengembangan visual dengan lingkungan pengembangan yang terintegrasi (IDE – Intergrated Development Environment). IDE Borland Delphi terdiri dari beberapa bagian sebagai berikut:

Main Menu

Pada main menu terdapat main toolbar, component palette, dan context menu. Toolbar berfungsi untuk mengatur semua fungsi pengembangan aplikasi. Component palette berfungsi untuk menyimpan semua komponen-komponen yang bisa digunakan oleh sebuah program yang sedang dikembangkan.

Main Menu (Component Palette, Context Menu, Main Toolbar)

Code Editor

Code Editor berfungsi untuk menambahkan notasi sintaksis sekunder berupa teks kode program, pascal. Code Editor ini dilengkapi dengan fitur code completion yaitu sebuah fitur dimana kita bisa menyisipkan deklarasi kelas, object, properties, tipe data, dan lain sebagainya dalam bentuk teks.

Code Editor

Continue reading

Nov 26

Instalasi Borland Delphi

Instalasi Borland Delphi 7 cukup mudah dan jelas, dengan panduan grafis berupa wizard yang memandu pengguna langkah demi langkah. Instalasi dimulai dengan menu dari Borland yang berisi beberapa opsi yaitu Delphi 7 itu sendiri, lalu Interbase, ModelMaker dan juga InstallShield Express yang mana merupakan aplikasi untuk membuat sebuah paket instalasi buatan kita sendiri.

Menu Installer Borland

Welcome Screen

Continue reading

Nov 26

Borland Delphi

Delphi

Delphi adalah sebuah aplikasi pengembangan visual produksi Borland dan sekarang telah berganti nama menjadi Codegear Delphi setelah divisi software Borland di akuisisi oleh Codegear pada pertengahan tahun 2004. Sebagai aplikasi pengembagan visual, Delphi memakai notasi sintaksis sekunder berupa Object Pascal, dimana object pascal ini merupakan pengembangan dari bahasa pemrograman Pascal yang merupakan bahasa pemrograman yang bersifat prosedural.

Dengan penggunaan pascal sebagai programming language atau notasi sekunder, membuat Borland Delphi lebih mudah dipelajari untuk programmer yang telah terbiasa memakai bahasa pascal atau programmer yang awam sekalipun dengan bantuan dan petunjuk dari fitur help (dokumentasi) nya yang terintegrasi dan mudah di akses. IDE Delphi pun lebih mudah digunakan dan memungkinkan adaptasi yang lebih cepat secara visual karena di lengkapi dengan penggunaan alat bantu visual berupa tombol-tombol dan icon yang mudah di akses dan di ingat. Continue reading

Nov 26

DBMS Terdistribusi

Untuk membahas mengenai DBMS terdistribusi , terlebih dahulu mengetahui apa yang di maksud dengan basis data terdistribusi  dan DBMS terdistribusi.

Basis data terdistribusi

Secara logik keterhubungan dari kumpulan-kumpulan  data yang digunakan bersama-sama, dan didistribusikan melalui suatu jaringan komputer.

DBMS Terdistribusi

Sebuah sistem perangkat lunak yang mengatur basis data terdistribusi dan membuat pendistribusian data secara transparan.

DDBMS memiliki satu logikal basis data yang dibagi ke dalam beberapa fragment. Dimana setiap fragment disimpan pada satu atau lebih komputer dibawah kontrol dari DBMS yang terpisah , dengan mengkoneksi komputer menggunakan jaringan komunikasi.

Masing- masing site memiliki kemampuan untuk mengakses permintaan pengguna pada data lokal dan juga mampu untuk memproses data yang disimpan pada komputer lain yang terhubung dengan jaringan.

Pengguna mengakses basis data terdistribusi dengan menggunakan dua aplikasi yaitu aplikasi lokal dan aplikasi global, sehingga DDBMS memiliki karakteristik yaitu :

  • Kumpulan dari data logik yang digunakan bersama-sama
  • Data di bagi menjadi beberapa fragment
  • Fragment mungkin mempunyai copy ( replika )
  • Fragment / replika nya di alokasikan pada yang digunakan
  • Setiap site berhubungan dengan jaringan komunikasi
  • Data pada masing-masing site dibawah pengawasan DBMS
  • DBMS pada masing-masing site dapat mengatasi aplikasi lokal, secara otonomi
  • Masing-masing DBMS berpastisipasi paling tidak satu global aplikasi.

Dari definisi tersebut , sistem diharapkan membuat suatu distribusi yang transparan. Basis data terdistribusi terbagi menjadi beberapa fragment yang disimpan di beberapa komputer dan mungkin di replikasi, dan alokasi penyimpanan tidak diketahui pengguna . Adanya  Transparansi di dalam basis data terdistribusi agar terlihat sistem ini seperti basis data tersentralisasi. Hal Ini mengacu pada prinsip dasar dari DBMS (Date,1987b).  Transparansi memberikan fungsional yang baik untuk pengguna tetapi sayangnya mengakibatkan banyak permasalahan yang timbul dan harus diatasi oleh DDBMS.

Nov 26

Distributed Database Management System

Motivasi utama di belakang pengembangan sistem basis data adalah suatu keinginan untuk menyatukan data operasional  dari suatu organisasi dan  pengaksesan  data yang terkontrol. Integrasi data dan kontrol data telah diimplementasikan pada  bentuk data tersentralisasi, namun hal ini bukan merupakan tujuan dari pengembangan sistem basis data. Adanya perkembangan pada  jaringan komputer  menghasilkan suatu bentuk desentralsasi . Pendekatan desentralisasi ini merupakan gambaran dari suatu organisasi yang memiliki banyak cabang organisasi, dimana terbagi – bagi menjadi beberapa divisi, departemen, proyek dan masih banyak lagi, dan dalam bentuk infrastruktur dan akan terbagi – bagi kembali menjadi beberapa kantor cabang, pabrik-pabrik dimana setiap unit tersebut mengoperasionalkan datanya secara sendiri – sendiri. (Date,2000).  Data yang digunakan secara bersama- sama dan efisiensi dalam pengaksesan data harus diiringi dengan perkembangan dari sistem basis data terdistribusi, yang merupakan refleksi dari struktur organisasi, sehingga data dapat diakses dimana saja dan melakukan penyimpanan data di lokasi yang memang data tersebut sering digunakan.

Distribusi DBMS harusnya dapat mengatasi sekumpulan permasalahan informasi (islands of information). Basis data terkadang dianggap sebagai kumpulan elektronik saja yang terbatas dan tidak dapat di akses, seperti daerah yang terpencil. Dan DDBMS  merupakan jawaban dari masalah geografi, masalah arsitektur komputer , masalah protokol komunikasi dan lain- lainnya.

Nov 26

Istilah-istilah yang Berhubungan dengan Data Warehouse

Istilah-istilah yang berkaitan dengan data warehousing :

  • Data Mart, Adalah suatu bagian pada data warehousing yang mendukung pembuatan laporan dan analisa data pada suatu unit, bagian atau operasi pada suatu perusahaan.
  • On-Line Analytical Processing(OLAP), merupakan suatu pemrosesan basisdata yang menggunakan tabel fakta dan dimensi untuk dapat menampilkan berbagai macam bentuk laporan, analisis, query dari data yang berukuran besar.
  • On-Line Transaction Processing(OLTP), merupakan suatu pemrosesan yang menyimpan data mengenai kegiatan operasional transaksi sehari-hari.
  • Dimension Table, Tabel yang berisikan kategori dengan ringkasan data detail yang dapat dilaporkan. Seperti laporan laba pada tabel fakta dapat dilaporkan sebagai dimensi waktu(yang berupa perbulan, perkwartal dan pertahun).
  • Fact Table, merupakan tabel yang umumnya mengandung angka dan data history dimana key (kunci) yang dihasilkan sangat unik, karena key tersebut terdiri dari foreign key(kunci asing) yang merupakan primary key (kunci utama) dari beberapa dimension table yang berhubungan.
  • Decision Suport System, merupkan sistem yang menyediakan informasi kepada pengguna yang menjelaskan bagaimana sistem ini dapat menganalisa situasi dan mendukung suatu keputusan yang baik.