Sistem Tertutup dan Sistem Terbuka

Karena setiap sistem adalah subsistem dari sistem lainnya, maka tampaknya proses analisis tidak akan pernah berakhir. Dengan demikian, penulis harus membatasi analisis sistem untuk menentukan batasan-batasan yang dapat dikelola. Pembatasan ini disebut sistem tertutup.

Apa yang dimaksud dengan Sistem Tertutup dan Sistem Terbuka?

Sistem tertutup ada pada satu ekstrem kontinum yang mencerminkan tingkat independensi sistem (sistem terbuka merupakan ekstrem lainnya). Sistem tertutup sama sekali independen, sedangkan sistem terbuka sangat tergantung pada lingkungannya. Sistem terbuka menerima input (informasi, energy, material) dari lingkungan dan dapat mengirim output kepada lingkungan.

Ketika menerima dampak keputusan pada sebuah sistem terbuka, kita harus menentukan hubungan sistem dengan lingkungan dan dengan sistem lainnya. Pada sistem tertutup, kita tidak perlu melakukan hal tersebut karena sistem dianggap diisolasi. Banyak sistem komputer, seperti sistem pemrosesan transaksi (TPS), dianggap sebagai sistem tertutup. Biasanya, sistem tertutup mempunyai cirri yang cukup sederhana.

Tipe khusus dari sistem tertutup, disebut black box, adalah sistem dimana input dan output ditentukan dengan baik, tetapi prosesnya sendiri tidak ditentukan. Banyak manajer tidak memperhatikan bagaimana sebuah komputer bekerja, terutama ketika sistem diakses via Web. Pada dasarnya, mereka lebih suka memperlakukan komputer sebagai black box, seperti sebuah telepon atau elevator. Manajer hanya menggunakan alat tersebut terlepas dari detail-detail operasional karena mereka memahami hasil atau konsekuensi dari bagaimana sistem berfungsi. Tugas mereka tidak mengharuskan untuk memahami bagaimana alat bekerja. Konsep ini memimpin kepada pengembangan secara komersial, seperti sistem pakar, data mining, dan pemrosesan analisis online.

Pada tabel dibawah ini, akan membandingkan model inventori yang cukup dikenal yakni model kuantitas pemesanan ekonomis (EOQ-Economi Order Quality), sebuah sistem yang cukp tertutup, dengan DSS (Decision Support System) hipotetik untuk sebuah sistem inventori untuk sebuah sistem terbuka. Asumsi-asumsi pada sistem tertutup sangat restriktif, dan hal tersebut membatasi kemampuan untuk dapat diterapkan (Turban, 2005).

Perbandingan antara sistem tertutup dengan  sistem terbuka :

Faktor

Ilmu Manajemen:

EOQ (Closed System)

DSS Inventori (Open System)

Permintaan Konstan Variabel – dipengaruhi banyak faktor
Unit cost Konstan Dapat berubah setiap hari
Lead time Konstan Variabel sulit diprediksi
Vendor dan pengguna Dikeluarkan dari analisis Dapat dilibatkan dalam analisis
Cuaca dan faktor lingkungan lainnya Diabaikan Dapat mempengaruhi permintaan dan Lead time

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>