Dec 22

GPS

GPS (Global Positioning System) merupakan sistem navigasi satelit yang dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US DoD = United States Department of Defense). GPS memungkinkan kita mengetahui posisi geografis kita (lintang, bujur, dan ketinggian di atas permukaan laut). Jadi dimanapun kita berada di muka bumi ini, kita dapat mengetahui posisi kita dengan tepat.

GPS terdiri dari 3 segmen, yaitu segmen angkasa, kontrol/pengendali, dan pengguna. Adapun penjelasan dari 3 segmen tersebut yaitu :

Segmen Angkasa

Segmen angkasa terdiri dari 24 satelit yang beroperasi dalam 6 orbit pada ketinggian 20.200 km dan inklinasi 55 derajat dengan periode 12 jam (satelit akan kembali ke titik yang sama dalam 12 jam). Satelit tersebut memutari orbitnya sehingga minimal ada 6 satelit yang dapat dipantau pada titik manapun di bumi ini. Satelit tersebut mengirimkan posisi dan waktu kepada pengguna seluruh dunia.

Segmen Kontrol/Pengendali

Terdapat pusat pengendali utama yang terdapat di Colorodo Springs, dan 5 stasiun pemantau lainnya dan 3 antena yang tersebar di bumi ini. Stasiun pemantau memantau semua satelit GOS dan mengumpulkan informasinya. Stasiun pemantau kemudian mengirimkan informasi tersebut kepada pusat pengendali utama yang kemudian melakukan perhitungan dan pengecekan orbit satelit. Informasi tersebut kemudian dikoreksi dan dilakukan pemuktahiran dan dikirim ke satelit GPS. Continue reading

Dec 22

JavaScript

JavaScript

JavaScript adalah bahasa pemrograman fungsional yang berjalan pada klien dan diimplementasikan sebagai bagian dari sebuah web browser dalam rangka menyediakan antar muka halaman web yang interaktif dan dinamis (Wikipedia, n.d.). Bahasa  ini adalah bahasa pemrograman untuk memberikan kemampuan tambahan terhadap bahasa HTML dengan mengijinkan pengeksekusian perintah perintah di sisi user, yang artinya di sisi browser bukan di sisi server web.

JavaScript  bergantung  kepada browser (navigator) yang memanggil  halaman web yang  berisi skrip skrip  dari JavaScript  dan  tentu saja terselip di  dalam dokumen HTML. JavaScript juga tidak memerlukan  kompilator atau penterjemah khusus untuk menjalankannya (pada kenyataannya kompilator JavaScript sendiri sudah termasuk di dalam browser tersebut). Lain halnya dengan bahasa “Java” yang memerlukan kompilator khusus untuk menterjemahkannya di sisi user atau klien.

Contoh JavaScript

Contoh dari skrip yang menunjukkan bahwa skrip tersebut adalah skrip dari JavaScript adalah sebagai berikut :

<SCRIPT language=”Javascript”>

letakkan script anda disini  </SCRIPT>

Sejarah JavaScript

JavaScript diperkenalkan pertama  kali oleh Netscape  pada tahun 1995.  Pada awalnya  bahasa   ini dinamakan  “LiveScript” yang berfungsi sebagai  bahasa sederhana untuk  browser Netscape Navigator 2. Pada masa itu bahasa ini banyak di kritik karena kurang aman, pengembangannya yang terkesan buru buru  dan  tidak  ada  pesan kesalahan yang di tampilkan setiap kali kita membuat kesalahan pada saat menyusun suatu program. Kemudian sejalan dengan sedang giatnya kerjasama antara  Netscape dan  Sun (pengembang bahasa  pemrograman  “Java” ) pada  masa itu, maka Netscape memberikan nama “JavaScript” kepada bahasa  tersebut pada tanggal 4 desember 1995. Pada saat yang bersamaan Microsoft sendiri mencoba untuk mengadaptasikan teknologi ini yang mereka sebut sebagai “Jscript” di browser Internet Explorer 3.

Dec 22

Google Maps API Family

Google Maps

Google Maps API family adalah sekumpulan aturan dan spesifikasi yang disediakan oleh Google Inc. yang bertujuan sebagai sarana komunikasi bagi aplikasi lain untuk menggunakan fasilitas – fasilitas dari Google Maps (Google, n.d.). Dengan adanya Google Maps API family ini, seorang web programmer bisa menggunakan dan memanipulasi Google Maps pada halaman web yang sedang dikembangkannya. Google Maps API family terdiri dari Maps JavaScript API, Maps API for Flash, Google Earth API, Static Maps API dan Web services.

Maps JavaScript

Maps JavaScript API merupakan bagian dari Google Maps API family . Maps JavaScript API memfasilitasi web programmer dalam hal manipulasi dan penambahan konten Google Maps pada sembarang halaman page dengan menggunakan JavaScript. Dengan menggunakan Maps JavaScript API, seorang web programmer bisa menambahkan sebuah peta dari Google Maps, menambahkan obyek pada peta, ataupun menandai satu lokasi tertentu pada peta.

Web Services

Maps web services adalah sekumpulan antarmuka HTTP terhadap layanan Google dalam penyediaan data geografis untuk digunakan di dalam aplikasi peta. Web services ini meliputi Directions API, Distance Matrix API, Elevation API, dan Geocoding API. Direction API menyediakan layanan penghitungan jarak antar lokasi yang ditentukan berdasarkan lokasi asal, lokasi tujuan dan lokasi – lokasi di antaranya yang diinginkan untuk dilewati. Lokasi – lokasi tersebut bisa berupa data alamat ataupun koordinat latitude dan longitude. Penggunaan layanan Direction API ini dibatasi sebanyak 2.500 permintaan per hari dengan satu permintaan maksimal mengandung 8 lokasi antara. Untuk permintaan layanan yang melebihi batasan tersebut, Google menyediakan Google Maps Premier yang memperbolehkan adanya permintaan hingga 100.000 permintaan per hari dengan lokasi antara sebanyak 23 buah. Perbandingan layanan – layanan antara Google Maps Premier dan non-premier bisa dilihat pada Tabel 2.1. Distance Matrix API merupakan layanan yang menyediakan jarak dan waktu suatu perjalanan dalam bentuk matriks titik keberangkatan dan tujuan. Informasi yang dikembalikan dari layanan ini merupakan rute yang direkomendasikan antara titik keberangkatan dan tujuan berdasarkan hasil perhitungan dari Google Maps API termasuk data jarak dan durasi dari masing – masing pasangan titik keberangkatan dan tujuan. Elevation API menyediakan data ketinggian untuk seluruh lokasi di permukaan bumi, termasuk kedalaman suatu lokasi di dasar laut. Permintaan terhadap layanan ini bisa dilakukan untuk sekumpulan data lokasi atau serangkaian titik – titik yang berhubungan sebagai satu jalur. Geocoding API menyediakan layanan pengkonversi data alamat ke dalam data koordinat latitude dan longitude yang selanjutnya bisa dipakai untuk menampilkan data lokasi tersebut ke dalam peta. Continue reading

Dec 22

HTML

HTML

HTML adalah bahasa markup yang berisikan sekumpulan markup tag untuk mendeskripsikan halaman – halaman web (W3Schools, n.d.). Markup tag tersebut digunakan oleh web browser untuk menterjemahkan satu halaman web yang diambil dari satu web server. HTML telah diterima sebagai satu bahasa markup standar secara luas dan disimpan dalam format ASCII yang kompatibel di semua sistem operasi.

Markup Tag

Markup tag merupakan kata kunci dari HTML yang dituliskan di dalam tanda ”<” dan ”>” secara berpasangan. Markup tag ini pada umumnya bekerja berpasangan di awal dan akhir teks yang diinginkan untuk diinterpretasi. Contoh dari markup tag ini adalah <b> dan </b> yang digunakan berpasangan mengapit kata, kalimat atau paragraf yang diinginkan untuk diterjemahkan sebagai kata, kalimat atau paragraf dengan huruf tebal pada satu halaman web. Berikut ini adalah contoh pemakaian dari markup tag pada satu halaman web:

<html>
<body>
<h1>My First Heading</h1>

<p>My first paragraph.</p>

</body>
</html>

Dec 22

Analisis Fitur

Analisis fitur dilakukan untuk menjelaskan hasil ekstrasi fitur dalam bentuk baku dan mudah untuk dibandingkan. Jika kita menggunakan sistem koordianat polar (r,θ) untuk mempresentasikan citra dalam doamain frekuensi, perubahan tedensi energi berubah sepanjang r yang menunjukkan intensitas lipatan telapak tangan dan θ akan menunjukkan arah dari lipatan telapak tangan. Sehingga kita dapat menggunakan metode statistik untuk merepresentasikan fitur telapak tangan. Dan nilai X merupakan ukuran citra yang akan digunakan.

Koordinat Right Angle Menjadi Koordinat Polar

Citra telapak tangan dapat diubah dari sistem koordinat right angle menjadi sistem koordinat polar dengan rumus berikut :

Dimana I adalah citra pada sistem koordinat right angle dan I’ adalah citra pada sistem koordinat polar dalam usaha untuk merepresentasikan intensitas lipatan telapak tangan, citra pada domain frekuensi dibagi menjadi bagian-bagian kecil dengan sederetan lingkaran yang memiliki titik pusat yang sama.

Energi yang ada pada area mirip cincin dirumuskan sebagai berikut : Continue reading

Dec 18

Normalisasi Intensitas dan Alihragam Fourier

Normalisasi Intensitas

Normalisasi intensitas dilakukan pada citra telapak tangan bertujuan untuk mengurangi pengaruh perbedaan kekuatan pencahayaan dan derau saat akuisisi data. Metode normalisasi intensitas yang digunakan, sama dengan metode yang digunakan pada[1], seperti ditunjukkan pada persamaan (2). I dan I’  berturut-turut menyatakan citra asal dan citra hasil, f danberturut-turut menyatakan rata-rata dan varian citra asal, dan fd dan rd berturut-turut menyatakan rata-rata dan varian yang diharapkan dari citra hasil.

dengan

Alihragam Fourier

Proses alihragam fourier yang digunakan menggunakan proses konvolusi dengan nienggunakan Metode FFT (Fast Fourier Transform). Metode ini dapat melakukan proses konvolusi yang lebih cepat untuk ukuran mask dari citra yang lebih besar. Transformasi FFT merupakan pengembangan dari transformasi DFT (Discrete Fourier Transform). Metode FFT bekerja dengan membagi sinyal menjadi dua buah bagian, satu bagian dengan nilai indeks genap dan satunya lagi dengan nilai indeks ganjil. Berdasarkan hal tadi maka diperlukan ukuran sinyal yang bernilai pangkat dua (power of 2), seperti 64 x 64, 128 x 128, 256 x 256 dan seterusnya. Continue reading

Dec 15

Bekerja dengan Preference

Dengan preference kita dapat mengubah dan mengontrol setting dalam MapInfo sesuai dengan kebutuhan.Ada beberapa tool dalam kotak Preference, yaitu:

System Settings

digunakan untuk mengontrol informasi yang digandakan ke clipboard, default warna, aspek ratio, kertas, dan unit layout.

Map Window

digunakan untuk mengontrol obyek-obyek yang dipilih, memberikan pesan peringatan untuk obyek cosmetic, label peta dan layar tematik, mengubah ukuran jendela peta, memindahkan titik yang digandakan, mengatur jarak dan luas, menampilkan scroll bar dalam jendela peta, menampilkan ukuran sudut dalam desimal atau derajat, menit dan detik dan juga untuk menampilkan tips info. Continue reading