Feb 18

Basis Data

BD adalah suatu kumpulan data terhubung yang disimpan secara bersama-sama pada suatu media, yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, dan dengan software untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu

Operasi Dasar Basis Data

  • Create database
  • Drop database
  • DISPLAY
  • SORT
  • UPDATE
  • Create table
  • Drop table
  • Insert
  • Retrieve / Search
  • Update
  • Delete

Pemanfaatan Basis Data

  • Salahsatu komponen penting dalam sistem informasi, k erana merupakan dasar dalam menyediakan informasi
  • Menentukan kualitas informasi : akurat, tepat waktu dan relevan.
  • Mengurangi duplikasi data (data redundancy)
  • Hubungan data dapat ditingkatkan
  • Manipulasi terhadap data dengan cepat dan mudah
  • Efisiensi penggunaan ruang penyimpanan Continue reading
Feb 18

Data, Informasi, Sistem Informasi

Data dan Informasi

  • Data merupakan nilai (value) yang turut merepresentasikan deskripsi dari suatu objek atau kejadian (event)
  • Informasi merupakan hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian yang nyata (fact) yang digunakan untuk pengambilan keputusan
  • Data lebih bersifat historis, sedangkan informasi mempunyai tingkatan yang lebih tinggi, lebih dinamis, serta mempunyai nilai yang sangat penting

Sistem Informasi

  • SI adalah suatu suatu sistem dalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media, prosedur dan pengendalian untuk mendapatkan jalur komunikasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu, memberi sinyal kepada manajemen dan yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan
  • SIM adalah sekumpulan elemen yang saling berhubungan, saling berinteraksi dan bekerjasama antara berbagai bagian dengan cara-cara tertentu untuk melakukan fungsi pengolahan data, pemasukan data, dan menghasilkan keluaran berupa informasi yang berguna dan mempunyai nilai nyata, sebagai dasar pengambilan keputusan, mendukung kegiatan manajemen dan operasional dengan memanfaatkan berbagai sumberdaya yang ada bagi proses tersebut guna mencapai tujuan organisasi Continue reading
Feb 14

Peta Potensi dan Penerapan Knowledge Management dalam Organisasi

Peta Potensi Knowledge Management dalam Organisasi

Agar  potensi  knowledge  setiap  karyawan  dapat dimanfaatkan dan dikembangkan, perusahaan memerlukan informasi secara lengkap mengenai aset berharga ini. Sebagai sebuah langkah untuk mendeteksi adanya tacit knowledge, maka perlu dilakukan pendataan lewat kuesioner yang disebar kepada semua orang. Dengan langkah ini, organisasi akan mempunyai peta potensi knowledge yang dimiliki secara strategis (Bambang Setiarso dkk, 2009, p9).

Seluruh peta dan kategori knowledge ini juga menjadi dasar pertimbangan bagi kebijakan rotasi, promosi, mutasi sampai dengan berbagai pelatihan bagi karyawan. Pada gilirannya, organisasi dapat memperkuat setiap pos pekerjaan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki oleh karyawannya (Bambang Setiarso dkk, 2009, p9).

Penerapan Knowledge Management dalam Organisasi

Penerapan knowledge management pada suatu organisasi merupakan suatu proses yang cukup panjang dimana mencakup perubahan perilaku semua karyawan. Birkinsaw menggarisbawahi tiga kenyataan yang mempengaruhi berhasil tidaknya knowledge management, yaitu (Bambang Setiarso dkk, 2009, p23):

  1. Penerapannya  tidak  hanya  menghasilkan  knowledge  baru, tetapi juga mendaur ulang knowledge yang sudah ada.
  2. Teknologi  informasi  belum  sepenuhnya  bisa  menggantikan fungsi-fungsi jaringan sosial antar anggota organisasi.
  3. Sebagian   besar   organisasi   tidak   pernah   tahu   apa   yang sesungguhnya  mereka  ketahui.  Banyak  knowledge  penting yang harusnya dtemukan lewat upaya-upaya khusus. Padahal knowledge sudah dimiliki sebuah organisasi sejak lama. Continue reading
Feb 14

Konversi Knowledge

Jenis Knowledge

Menurut Shelda Debowski (2006, p17 – p18), knowledge dibagi menjadi dua jenis yaitu explicit knowledge dan tacit knowledge, yang dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. Explicit Knowledge
    Explicit knowledge
    adalah pengetahuan yang dapat dibagi kepada orang lain, pengetahuan tersebut bisa didokumentasikan, dikategorikan, dijelaskan dan dalam bentuk-bentuk yang bisa di bagikan.
  2. Tacit Knowledge
    Tacit knowledge
    adalah pengetahuan yang bersumber dari akumulasi pengalaman dan pembelajaran dari seseorang yang sulit untuk dibagikan kepada orang lain.

Konversi Knowledge

Pengetahuan diciptakan melalui konversi antara tacit knowledge dan explicit knowledge. Model konversi knowledge menurut Nonaka dan Takeuchi (1995) adalah sebagai berikut (Sangkala, 2007, p84):

  1. Sosialisasi
    Sosialisasi  yaitu  pengubahan  pengetahuan  dari  tacit knowledge ke tacit knowledge. Proses sosialisasi bisa dilakukan  dengan  cara  tatap  muka  untuk  berbagi pengetahuan, fitur-fitur Collaboration (email, diskusi elektronik, komunitas), dan training.
  2. Eksternalisasi
    Eksternalisasi yaitu pengubahan pengetahuan dari tacit knowledge ke explicit knowledge. Proses eksternalisasi bisa dilakukan dengan cara mendokumentasikan notulen rapat, mendatangkan   ahli   untuk   menghasilkan   konsep-konsep, sistem serta prosedur, manual, laporan pelaksanaan uraian pekerjaan dan sebagainya, dan diskusi secara elektronik yang didokumentasikan. Continue reading
Feb 14

Definisi Data, Informasi, dan Knowledge Management

Organisasi harus memiliki sistem pengelolaan pengetahuan yang baik untuk menghasilkan knowledge yang berkualitas dan berguna bagi kepentingan organisasi karena tanpa data dan informasi tidak akan dihasilkan  knowledge.  Untuk  memudahkan  pemahaman  dalam strukturisasi data, informasi dan knowledge, perlu diketahui perbedaan diantara ketiganya.

Definisi Data dan Informasi

Menurut Bergeron (2003), yang dimaksud dengan data adalah bilangan, terkait dengan angka-angka atau atribut-atribut yang bersifat kuantitas, yang berasal dari hasil observasi, eksperimen, atau kalkulasi. Informasi merupakan kumpulan data dan terkait dengan penjelasan, interpretasi, dan berhubungan dengan materi lainnya mengenai obyek, peristiwa-peristiwa atau proses tertentu. Sementara itu menurut Bergeron, pengetahuan adalah informasi yang telah diorganisasi, disintesiskan, diringkaskan untuk meningkatkan pengertian, kesadaran atau pemahaman (Sangkala, 2007, p74).

Perbedaan Data dan Informasi

Menurut Davidson dan Voss (2002), untuk memahami perbedaan antara data, informasi dan pengetahuan, harus dapat digarisbawahi nilai hirarkinya. Informasi merupakan data yang disaring (distilled) dan dimaknai, demikian pula pengetahuan adalah informasi yang disaring dan dimaknai (Sangkala, 2007, p75).

Pengertian Knowledge Management

Knowledge management  pada dasarnya muncul untuk menjawab pertanyaan bagaimana seharusnya mengelola pengetahuan. Kesadaran untuk menerapkan pendekatan manajemen pengetahuan ke dalam strategi bisnis  diperlukan  karena  terbukti  perusahaan  yang  menjadikan  sumber daya  pengetahuan  sebagai  aset  utamanya  senantiasa  mendorong perusahaan lebih inovatif yang bermuara kepada kepemilikan daya saing perusahaan terhadap para pesaingnya.

Menurut Santosu & Surmach (2001) yang menyatakan bahwa manajemen  pengetahuan  merupakan  proses  dimana  perusahaan melahirkan nilai-nilai dari intellectual assets dan aset yang berbasiskan pengetahuan. Menurut Bergerson (2003), manajemen pengetahuan merupakan suatu pendekatan yang sistematik untuk mengelola aset intelektual dan informasi lain sehingga memberikan keunggulan bersaing bagi  perusahaan  (Sangkala,  2007,  p8).  Sementara  itu  menurut  Shelda Debowski (2006, p16), knowledge management is the process of identifying, capturing, organizing and disseminating the intellectual assets that are critical to the organization’s long term performance.

 

Feb 14

Pengertian Umum Logika

Filsafat dan matematika adalah bidang pengetahuan rasional yang ada sejak dahulu. Jauh sebelum matematika berkembang seperti sekarang ini dan penerapannya menyentuh hampir seluruh bidang ilmu pengetahuan modern, ilmuwan dan filosof yunani telah mengembangkan dasar pemikiran ilmu geometri dan logika. Sebut saja THALES (640-546 SM) yaitu seorang ilmuwan geometri yang juga disebut sebagai bapak filosofi dan penalaran deduktif. Ada juga ahli matematika dan filosof PHYTAGORAS (572-497 SM) dengan dalil phytagorasnya yang terkenal yaitu a2+b2=c2 .

Matematika dan Filsafat

Persamaan filsafat dan matematika

  • Kerja Filosof adalah berpikir konsep.
  • Kerja Matematikawan adalah memperjelas konsep yang dikembangkan oleh filosof.

Perbedaan filsafat dan matematika

  • Filsafat bebas menerapkan berbagai metode rasional.
  • Matematikawan hanya menerapkan metode deduksi.

Matematika dan Logika

Menurut BETRAND RUSSEL matematika adalah ilmu yang menyangkut deduksi logis tentang akibat-akibat dari pangkal fikir umum semua penalaran.

Ini berkaitan dengan konsepsi matematika sebagai ilmu formal, ilmu tentang bilangan dan ruang, ilmu tentang besaran dan keluasan, ilmu tentang hubungan, pola bentuk, dan rakitan juga sebagai ilmu yang bersifat abstrak dan deduktif.

Makna Logika

Berasal dari bahasa yunani “LOGOS” yang berarti kata, ucapan, atau alasan. Logika adalah metode atau teknik yang diciptakan untuk meneliti ketepatan penalaran. Logika mengkaji prinsip-prinsip penalaran yang benar dan penalaran kesimpulan yang absah. Ilmu ini pertama kali dikembangkan sekitar 300 SM oleh ARISTOTELES dan dikenal sebagai logika tradisioanal atau logika klasik. Dua ribu tahun kemudian dikembangkan logika modern oleh GEORGE BOOLE dan DE MORGAN yang disebut dengan Logika Simbolik karena menggunakan simbol-simbol logika secara intensif.

Dasar pemikiran logika klasik adalah logika benar dan salah yang disimbolkan dengan 0 (untuk logika salah) dan 1 (untuk logika benar) yang disebut juga LOGIKA BINER. Tetapi pada kenyataanya dalam kehidupan sehari-hari banyak hal yang kita jumpai yang tidak bisa dinyatakan bahwa sesuatu itu mutlak benar atau mutlak salah. Ada daerah dimana benar dan salah tersebut nilainya tidak bisa ditentukan mutlak benar atau mutlak salah alias kabur.

Feb 14

Sistem Komputer

Tujuan Sistem Komputer

Tujuan pokok dari sistem komputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi. Supaya tujuan pokok tersebut terlaksana, maka harus ada elemen-elemen yang mendukungnya. Elemen-elemen dari sistem komputer adalah [Hart00]:

  1. Hardware (perangkat keras/piranti keras) adalah peralatan di sistem komputer yang secara phisik terlihat dan dapat dijamah.
  2. Software (perangkat lunak/piranti lunak) adalah program yang berisi perintah-perintah untuk melakukan pengolahan data.
  3. Brainware adalah manusia yang terlibat di dalam mengoperasikan serta mengatur sistem komputer. Continue reading