Feb 18

Arsitektur Sistem Basis Data

Pertimbangan dalam memilih arsitektur sistem basis data :

  • Keunggulan teknologi
  • Biaya pengembangan
  • Sesuai dengan kebutuhan pengguna

Jenis arsitektur sistem basis data adalah sebagai berikut:

Sistem tunggal (Standalone)

  • DBMS, basis data, dan aplikasi basis data ditempatkan pada komputer yang sama.
  • Hanya bisa dipakai oleh satu pemakai pada saat yang bersamaan Continue reading
Feb 18

Organisasi File Basis Data

Tujuan Organisasi File Basis Data

Tujuan organisasi file dalam sistem basis data :

  • Menyediakan sarana pencarian record bagi pengolahan, seleksi, atau penyaringan
  • Memudahkan pembuatan atau pemeliharaan file

Media Penyimpanan File

Ada 2 jenis media penyimpan file :

  1. SASD (Sequential Access Storage Device)
    • Proses pembacaan record harus berurutan
    • Tidak ada pengalamatan
    • Data disimpan dalam bentuk blok
    • Proses penulisan hanya bisa dilakukan sekali
    • Contoh : magnetic tape
  2. DASD (Direct Access Storage Device)
  • Pembacaan record tidk harus urut
  • Mempunyai alamat
  • Data dapat disimpan dalam karakter atau blok
  • Proses penulisan dapat dilakukan beberapa kali
  • Contoh : harddisk, floppy disk Continue reading
Feb 18

Kekangan dalam Basis Data

Penyusunan basis data digunakan untuk mengatasi masalah-masalah pada penyusunan data, yaitu :

Redundansi data

Yaitu munculnya data-data yang sama secara berulang-ulang pada beberapa file basis data yang semestinya tidak diperlukan. Akan mengakibatkan proses updating lebih lama dan memungkinkan terjadinya inconsistency data
Contoh :

  • File Mahasiwa –> Nama text(20), Nomhs text(10), alamat text(40)
  • File KRS –> Nama text(20), Nomhs text(10), Jml_Mtk integer
  • File Dosen –> NIK text(10), Nama text(30), Gol text(4), Gapok double

Inkonsistensi data

Yaitu munculnya data yang tidak konsisten pada field yang sama untuk beberapa file dengan kunci yang sama. Terjadi akibat kesalahan dalam pemasukan data atau update data. Akan mengakibatkan kesalahan pada hasil pengolahan basis data yang tidak sesuai dengan fakta. Contoh : pada file mahasiswa dan krs diatas

Isolasi data untuk standarisasi

Disebabkan oleh pemakaian beberapa file basis data yang tersebar dalam beberapa file, hal ini menyulitkan programmer untuk mengambil dan menyimpan data. Contoh : akan sulit apabila data tersimpan dalam format text, BASIC, dll Continue reading

Feb 18

Pengguna Basis Data

Secara umum dapat dikelompokkan menjadi 2, yaitu :

Database administrator

  • Orang yang memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan baik data maupun program
  • Fungsi DBA adalah :
    • Mendefinisikan pola struktur basis data
    • Mendefinisikan struktur penyimpanan dan metode akses
    • Memodifikasi pola dan organisasi fisik
    • Memberikan kewenangan pada user untuk mengakses data
    • Menspesifikasikan keharusan integritas data Continue reading
Feb 18

Penyusun Sistem Basis Data

Sistem basis data merupakan lingkup terbesar dalam organisasi data. Sistem basis data mencakup semua bentuk komponen data yang ada dalam suatu sistem. Sedangkan basis data merupakan komponen utama yang menyusun sistem basis data.

Keterangan :

  • Bit, merupakan sistem angka biner yang terdiri atas angka 0 dan 1
  • Byte, merupakan bagian terkecil, dapat berupa karakter numerik, huruf, ataupun karakter khusus yang membentuk suatu item data / field. 1 Byte digunakan untuk mengkodekan 1 karakter
  • Data item (field), merepresentasikan suatu atribut dari suatu record yang menunjukkan suatu item dari data, misalnya nama, alamat. Kumpulan dari field membentuk suatu record
  • Record, menggambarkan suatu unit data individu yang tertentu. Kumpulan dari record membentuk suatu file.
  • File, terdiri dari record-record yang menggambarkan satu kesatuan data yang sejenis
  • Basis data, sekumpulan dari berbagai macam tipe record yang mempunyai hubungan terhadap suatu objek tertentu
  • Sistem basis data,  merupakan sekumpulan basis data, yang tersusun dari beberapa file Continue reading
Feb 18

Sistem Basis Data

Pengertian Sistem Basis Data

SBD merupakan sekumpulan basis data dengan para pemakai yang menggunakan basis data secara bersama-sama, personil yang merancang dan mengelola basis data, teknik-teknik untuk merancang dan mengelola basis data, serta sistem komputer yang mendukungnya

Komponen Sistem Basis Data

Komponen-komponen utama penyusun sistem basis data adalah:

  1. Perangkat keras
  2. Sistem operasi
  3. Basis data
  4. Sistem pengelola basis data (DBMS)
  5. Pemakai (Programmer, User mahir, user umum, user khusus)

Abstraksi Data

  • Sistem basis data biasanya menyembunyikan detil tentang bagaimana data disimpan dan diperlihara. Oleh karena itu, seringkali data yang terlihat oleh pemakai sebenarnya berbeda dengan yang tersimpan secara fisik
  • Abstraksi data merupakan level dalam bagaimana melihat data dalam sebuah sistem basis data Continue reading
Feb 18

Sistem Manajemen Basis Data (DBMS)

Sistem Manajemen Basis Data merupakan perangkat lunak yang didisain untuk melakukan penyimpanan dan pengaturan basis data. DBMS juga menerapkan mekanisme pengamanan data, pemakaian data secara bersama, pemaksaan keakuratan data, dll.

Mengapa Menggunakan DBMS

DBMS diperlukan untuk:

    1. Independensi data dan akses yang efisien
    2. Mereduksi waktu pengembangan aplikasi
    3. Integritas dan keamanan data
    4. Administrasi keseragaman data
    5. Akses bersamaan dan perbaikan dari terjadinya crash Continue reading