Mar 12

Penyimpangan Dalam Modifikasi Normalisasi

Apa itu Normalisasi?

  • Normalisasi adalah suatu teknik yang menstrukturkan data dalam cara-cara tertentu untuk membantu mengurangi atau mencegah timbulnya masalah yang berhubungan dengan pengolahan data dalam basis data
  • Kriteria yang mendefinisikan level-level pada normalisasi adalah bentuk normal (norm form)

Apa tujuan Normalisasi?

Normalisasi perlu dilakukan agar kerelasian dalam basis data menjadi mudah dimengerti, mudah dipelihara, mudah memprosesnya, dan mudah untuk dikembangkan sesuai kebutuhan baru

Apa saja penyimpangan dalam modifikasi Normalisasi?

Penyimpangan dalam proses modifikasi data disebut anomalies. Ada 3 bentuk penyimpangan :

  1. Delete anomalies
    Adalah proses penghapusan suatu entity logik yang mengakibatkan hilangnya informasi tentang entity yang tidak direlasikan secara logik. Contoh : Continue reading
Mar 12

Relasi antar entity dan Basis Data yang Baik

Relasi Antar Entity

Ada dua jenis relasi antar entity

  • Relasi antar entity dalam satu tabel
    Berupa relasi antar entity yang berupa record untuk menyediakan data atau informasi dari atribut-atribut dalam satu tabel. Contoh : dalam tabel mahasiswa dapat diperoleh informasi bahwa nomhs 12346 bernama Ali baba dengan jenis kelamin laki-laki
  • Relasi antar entity dalam banyak tabel
    Tipe ini mempunyai kerelasian yang lebih rumit. Ada 3 jenis : Tree, Simple network, Complex network. Contoh : Sistem basis data, Edhy, hal. 60 – 66

Yang harus diperhatikan adalah bagaimana agar relasi-relasi yang ada dalam sistem basis data dapat dihubungkan satu sama lain Continue reading

Mar 05

Komponen dan Kunci Relasi Basis Data Relasional

Komponen Relasi

Tabel relasional mempunyai 2 komponen :

Intention

  • Terdiri dari dua bagian yaitu struktur penamaan (naming structure) dan batasan integritas (integrity constraint)
  • Struktur penamaan menunjukkan nama tabel dan nama atribut yang ada lengkap dengan dengan batasan nilai dan tipe datanya
  • Batasan integritas dipengaruhi oleh integritas referential yang meliputi key constraint dan referensial constraint.
  • Key constraint tidak mengijinkan adanya nilai null pada atribut yang digunakan sebagai PK
  • Referentil constraint memberikan aturan bahwa nilai-nilai dalam atribut kunci yang digunakan untuk menghubungkan ke basis data lain tidak diijinkan memiliki nilai null

Extention

Menunjukkan isi dari tabel-tabel pada suatu waktu, cenderung berubah sewaktu-waktu. Continue reading

Mar 05

Terminologi dan Karakteristik Model Basis Data Relasional

Terminologi

Model ini menjelaskan tentang hubungan logik antar data dalam basis data dengan cara memvisualisasikan ke dalam bentuk tabel dua dimensi yang terdiri dari sejumlah baris dan kolom yang menunjukan atribut-atribut. Istilah-istilah dalam model basis data relasional :

  1. Record : sebuah baris dalam suatu relasi. Disebut juga tuple
  2. Cardinality : banyaknya record dalam sebuah relasi
  3. Atribut : suatu kolom dalam sebuah relasi
  4. Domain : batasan nilai dalam atribut dan tipe datanya
  5. Derajat / degree : banyaknya kolom dalam relasi
  6. Candidate Key : atribut atau sekumpulan atribut yang unik yang dapat digunakan untuk membedakan suatu record
  7. Primary Key : salah satu dari CK yang dipilih dan dipakai untuk membedakan suatu record
  8. Alternate key :  CK yang tidak dipilih menjadi PK
  9. Unary relation : suatu relasi yang hanya mempunyai satu kolom
  10. Binary relation : suatu relasi yang hanya mempunyai dua kolom
  11. Ternary relation : suatu relasi yang mempunyai tiga kolom Continue reading
Mar 05

Model Data

Model data merupakan suatu cara untuk menjelaskan bagaimana pemakai dapat melihat data secara logik. Ada 3 jenis model data :

Model Data Berbasis Objek

Merupakan himpunan data dan relasi yang menjelaskan hubungan logik antar data dalam suatu basis data berdasarkan objek datanya. Terdiri dari dua jenis, yaitu :

Entity Relationship model

Merupakan model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan persepsi bahwa real world (dunia nyata) terdiri dari objek-objek dasar yang mempunyai hubungan / relasi antara objek tersebut. Contoh :

Continue reading

Mar 05

Kamus Data

Penggunaan kamus Data

DBMS memberikan fasilitas data dictionary (kamus data) untuk mendefinisikan nama-nama rinci data dan format penyimpanannya. Kamus data digunakan untuk :

  1. Pada tahap analisis, sebagai alat komunikasi antara analis sistem dengan pemakai sistem tentang data yang mengalir di sistem, yaitu tentang data yang masuk ke sistem dan tentang informasi yang dibutuhkan oleh pemakai sistem
  2. Pada tahap perancangan sistem, digunakan untuk merancang input, laporan-laporan dan database

Isi Kamus Data

Kamus data berisi :

  • Nama arus data
  • alias
  • bentuk data
  • arus data
  • penjelasan atau keterangan-keterangan
  • periode terjadinya transaksi
  • volume arus data yang mengalir dalam periode tertentu
  • struktur data
Mar 05

Konsep DBMS

DBMS (Data Base Management System) adalah perangkat lunak yang memberikan fasilitas untuk melakukan fungsi pengaturan, pengawasan, pengendalian, pengolahan, dan koordinasi terhadap semua proses yang terjadi pada sistem basis data.

Komponen-komponen utama dalam DBMS adalah sebagai berikut.

Query Language

Digunakan oleh bagian lain dengan sedikit perintah sederhana. Contoh : SQL (Structure Query Language), QBE (Query By Example)

Report Generator

Dirancang untuk membuat cetakan, yang memiliki perintah-perintah untuk membuat header, judul, kolom, summary, dll.

DML (Data Manipulation Language)

Terdiri dari perintah-perintah yang disediakan dalam program aplikasi untuk melakukan manipulasi data seperti append, list, atau update

DDL (Data Definition Language)

Dengan bahasa ini kita dapat membuat tabel baru, membuat indeks, mengubah tabel, menentukan struktur tabel, dll. Hasil dari kompilasi perintah DDL menjadi Kamus Data, yaitu data yang menjelaskan data sesungguhnya. Contoh : Create, Modify report, Modify structure

Recovery

Merupakan kemampuan untuk mengembalikan data yang rusak atau hilang akibat operasi basis data (insert, update, delete, dll.)

Data Dictionary

Digunakan untuk memelihara definisi-definisi standar seluruh rinci data dalam lingkup kecil pada sistem basis data

Database

Merupakan bagian dari DBMS yang menyediakan data dalam berbagai tipe dan format untuk memenuhi kebutuhan pemakai

Access Routine

Suatu rutin yang dapat dipanggil dan dipergunakan oleh program lain untuk mengakses basis data