Mar 13

Tugas dan Tanggung Jawab DBA

Manajemen Struktur Basis Data

Tanggung jawab DBA dalam menangani struktur basisdata adalah :

  1. Merancang skema
    DBA biasanya tidak terlibat dalam perancangan basisdata mulai dari awal. Oleh karena itu, setiap terjadi perubahan struktur basisdata yang berpengaruh pada skema / relasi antar tabel harus selalu dicatat
  2. Mengawasi terjadinya redundancy
    Redundancy dapat terjadi pada dua hal, yaitu performance dan data integrity. DBA harus menetapkan prosedur tertentu untuk melakukan rekonsiliasi data untuk menghindari terjadinya redundancy
  3. Melakukan pengawasan konfigurasi permintaan atas perubahan struktur basisdata
    DBA bertugas menyusun laporan secara berkala mengenai pemakai yang aktif, serta file dan data yang dipakai, dan metode akses yang digunakan. Disamping itu juga dicatat terjadinya kesalahan. Hal tersebut diperlukan untuk menentukan apakah diperlukan adanya perubahan struktur basisdata demi peningkatan performance
  4. Menjadwalkan dan mengadakan pertemuan apabila terjadi perubahan struktur basisdata
  5. Menerapkan perubahan skema
    Perubahan harus dilakukan pada basisdata ujicoba, agar pemakai dapat mengujinya sebelum diterapkan pada sistem yang sesungguhnya
  6. Merawat dokumentasi pemakai
    Merawat dokumentasi DBA – untuk memperoleh informasi tentang perubahan yang telah dilakukan, bagaimana dan kapan dilakukan Continue reading
Mar 13

Manajemen Aktivitas Data

Manfaat basisdata bagi pemakai bukan pada sistem basisdatanya melainkan pada isinya, serta hasil-hasil dari query yang dihasilkan oleh program. Apabila selama dalam proses penerapan sistem ada perubahan basisdata, maka perubahan dan ujicoba dilakukan pada basisdata cadangan, agar tidak mengganggu sistem yang berjalan. Manajemen aktifitas data merupakan tugas dari DBA. Disamping itu, DBA juga bertugas untuk :

  1. Menentukan standard, panduan, pengawasan prosedur, dan membuat dokumentasi untuk memastikan tidak terjadi tumpang tindih dalam mengatur data.
  2. Mengatur kepemilikan data, hak akses, dan hak merubah data – terutama apabila beberapa pemakai mengakses data yang sama. Who can do what to which data.
  3. Mengembangkan teknik dan prosedur recovery – DBA harus dapat mengantisipasi terjadinya kegagalan yang diakibatkan oleh machine failure, media failure, communications failure, dan data user failure. DBA dapat memanfaatkan fasilitas yang dimiliki oleh DBMS secara maksimal
  4. Menyampaikan informasi tentang prosedur operasi dan melakukan pelatihan pada user
  5. Menerapkan kebijakan yang berkaitan dengan aktifitas data. Apabila ada user yang melanggar, maka DBA berhak memberikan hukuman
  6. Bertanggung jawab untuk menyusun dan merawat seluruh dokumentasi sistem, misalnya :
    • Aktifitas data
    • Database standards
    • Data ownership
    • Retrieval and access rights
    • Recovery procedures
    • Policy enforcement Continue reading
Mar 13

Pemeliharaan Integritas Basis Data dalam Aplikasi

Sebagai sarana untuk meyakinkan bahwa nilai-nilai data dalam sistem basis data selalu benar, konsisten, selalu tersedia. Dapat dilakukan dengan cara :

  • Pastikan bahwa nilai-nilai data adalah benar sejak dimasukkan pertama kali
  • Membuat program untuk mengecek keabsahan data pada saat dimasukkan ke komputer
    • Penolakan / pembatalan aksi (cancelation)
    • Pengisian nilai kosong pada field tertentu (nullify)
    • Penjalaran perubahan (cascade)

Integritas yang Harus Dijaga

Integritas Keunikan Data

dilakukan melalui :

  1. pendefinisian struktur tabel dengan membuat indeks primer yang bersifat unik
  2. pengkodean di dalam aplikasi pada saat pemasukan / penambahan data à lebih user-friendly
  3. kedua cara (1) dan (2) diterapkan bersama-sama

Integritas Domain Data

dilakukan melalui :

  1. Penetapan tipe data pada setiap field di dalam tabel
  2. Pengisian validation rule dari DBMS Continue reading
Mar 13

Pertimbangan Performansi dalam Aplikasi

Performansi / kecepatan operasi ke basis data ditentukan oleh :

  • DBMS yang digunakan
  • Arsitektur perangkat keras yang menjadi platform
  • Jumlah pemakai yang terlibat
  • Volume data
  • Tingkat kompleksitas operasi basis data
  • Cara penulisan aplikasi

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan pada saat melaksanakan program

Memanfaatkan Indeks Primer

Sedapat mungkin memanfaatkan indeks primer / sekunder dalam setiap proses query ke basis data, contoh :

  • Select …. From pegawai where idpegawai = vidpegawai
  • Update pegawai set …. Where idpegawai = vidpegawai
  • Delete from pegawai where idpegawai = vidpegawai

Menghindari pemakaian fungsi atau perhitungan pada perintah query, terlebih lagi untuk kriteria query. Contoh :

  • Select ‘01’+left(nomhs,2) as vthn from mahasiswa where …
    Diganti menjadi : Select nomhs as vnim from mahasiswa where thn_masuk = ‘01’+left(vnim,2)
  • Select … from kuliah where left(kdmtk,3)=’TFD’
    Diganti menjadi : Select … from kuliah where kdmtk like ‘TFD%’ Continue reading
Mar 13

Pemilihan Perangkat Lunak Pembangun Aplikasi Basis Data

Pertimbangan dalam menentukan perangkat lunak pembangun aplikasi basis data, antara lain:

Kecocokan Antara DBMS dan Development Tools

Perangkat lunak yang dipilih harus dapat menjamin tersedianya fasilitas yang dapat digunakan untuk berinteraksi dengan DBMS secara penuh. Contoh :

DBMS Development tools
MS-SQL server MS Visual Basic
Borland Interbase Borland Delphi
CA-OpenIngres CA-OpenRoad
Oracle Developer 2000

Dukungan development tools terhadap arsitektur sistem

Tidak semua development tools memberi dukungan yang baik terhadap arsitektur client-server Continue reading

Mar 13

Pemilihan Arsitektur Sistem

Yang menjadi pertimbangan dalam memilih arsitektur sistem :

  • Keunggulan teknologi
  • Faktor biaya
  • Sesuai dengan kebutuhan pemakai

Jenis-jenis Arsitektur Sistem

Sistem tunggal (Standalone)

DBMS, basis data, dan aplikasi basis data ditempatkan pada komputer yang sama. Hanya bisa dipakai oleh satu pemakai pada saat yang bersamaan

Sistem Terpusat (Centralized system)

Terdiri dari sebuah server dan sejumlah terminal. Yang terpusat adalah basis data, DBMS, dan aplikasi basis data atau basis data saja. Ada dua macam :

  • Aplikasi dan basis data terpusat; diakses oleh dumb terminal
  • Basis data terpusat; aplikasi ada pada terminal

Sentralisasi pada Aplikasi dan Basis Data

Continue reading

Mar 13

Hubungan Antara DBMS dan Aplikasi Basis Data

Aplikasi basis data disusun untuk menjembatani perbedaan pandangan antara end-user dan naïve user, yang dibuat khusus untuk dapat digunakan oleh para pemakai akhir (end-user). Aplikasi ini berisi sejumlah operasi (menu) yang sesuai dengan aktifitas nyata yang dilakukan oleh end-user. Selanjutnya operasi ini akan diterjemahkan oleh aplikasi tersebut menjadi sejumlah operasi basis data yang dapat dikenali oleh DBMS. Continue reading