Feb 08

Kelebihan dan Komponen Multimedia

Multimedia adalah kombinasi dari komputer dan video atau secara umum merupakan kombinasi tiga elemen yaitu suara, gambar, dan teks atau kombinasi dari yang sedikit dua media input atau output dari data yang berupa audio (suara dan  musik). Istilah multimedia berawal dari teater, bukan komputer. Pertunjukan yang memanfaatkan lebih dari satu medium seringkali disebut pertunjukan multimedia. Sistem multimedia dimulai pada akhir 1980-an dengan diperkenalkannya Hypercard oleh Apple pada tahun 1987 dan pengumuman oleh IBM pada tahun 1989 mengenai perangkat lunak audio visual connection.

Pengertian Multimedia

Multi-banyak, Media-sarana berkomunikasi untuk melewatkan informasi. Suatu sistem yang terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak dan alat – alat lain seperti televisi, monitor video dan sistem piringan optic atau sistem stereo yang dimaksudkan untuk menghasilkan penyajian audio visual yang utuh.

Beberapa pakar mengartikan multimedia sebagai berikut ;

  1. Multimedia secara umum merupakan kombinasi 3 elemen yaitu suara, gambar dan teks.
  2. Multimedia adalah kombinasi dari paling sedikit 2 media input atau output dari data, media ini dapat audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik, dan gambar.
  3. Multimedia merupakan alat yang dapat menciptakan prestasi yang dinamis dan intraktif yang mengkombinasikan teks grafik, animasi, audio dan gambar video.
  4. Multimedia adalah pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar bergerak (video dan animasi) dengan menggabungkan link dan tool yang memungkinkan pemakai melakukan navigasi, berintraksi, berkreasi dan berkomunikasi. Continue reading
Feb 08

Computer Aided Instruction (CAI)

CAI

CAI yaitu penggunaan komputer secara langsung dengan siswa untuk menyampaikan isi pelajaran, memberikan latihan dan menguji kemajuan belajar siswa. CAI juga bermacam-macam bentuknya bergantung kecakapan pendesain dan pengembang pembelajarannya, bisa berbentuk permainan (games), mengajarkan konsep-konsep abstrak yang kemudian dikonkritkan dalam bentuk visual dan audio yang dianimasikan. Computer Aided Instruction (CAI) adalah penggunaan komputer sebagai alat bantu dalam dunia pendidikan dan pengajaran. CAI membantu siswa memahami suatu materi dan dapat mengulang materi tersebut berulang kali sampai ia menguasai materi itu.(Putranti, 2007).

Jadi dapat disimpulkan bahwa CAI adalah salah satu metode pengajaran yang digunakan untuk membantu pengajar dalam mengajarkan materi secara interaktif dalam sebuah program tutorial dengan menggunakan suatu aplikasi komputer. Dalam menyampaikan pengajaran, perangkat lunak CAI dapat mengontrol berbagai proses, seperti penyajian materi kepada pemakai untuk dibaca dan dipelajari, memberikan petunjuk dan latihan mengenai materi yang dipelajari, memberikan pertanyaan dan masalah untuk dijawab serta memberikan penilaian dari hasil belajar kepada pemakai. Pemakai dapat berinteraksi melalui alat-alat input, seperti keyboard atau penekanan tombol dengan menggunakan mouse, yang hasilnya dapat ditampilkan melalui layar monitor dan printer.

Teknologi Multimedia

Menurut Ahmadi dan Amri, penggunaan komputer multimedia dalam proses pembelajaran mempunyai tujuan meningkatkan mutu pembelajaran. Teknologi multimedia mampu memberi kontribusi yang besar dalam bidang komunikasi dan pendidikan karena bisa mengintegrasikan teks, grafik, animasi, audio dan video. Multimedia mampu mengembangkan proses pembelajaran kearah yang lebih dinamik dan interaktif. Dengan suasana yang interaktif akan lebih menggalakkan komunikasi aktif antara berbagai hal.

Dengan semakin berkembangnya teknologi multimedia sekarang ini, memungkinkan unsur-unsur video, bunyi, teks dan grafik dapat dikemas menjadi satu melalui pembelajaran berbasis komputer.

Feb 08

Animasi

Dikutip dari Suryanto (2005 : 287-297), dalam multimedia, animasi merupakan penggunaan komputer untuk menciptakan gerak pada layar. Ada Sembilan macam, yaitu animasi sel, animasi frame, animasi sprite, animasi lintasan, animasi spline, animasi vektor, animasi karakter, animasi computataional dan morphing.

Animasi Sel

Kata “cell” berasal dari kata “celluloid”, yang merupakan material yang digunakan untuk membuat film gambar bergerak pada saat awal. Sekarang, material film dibuat dari asetat (acetate), bukan celluloid. Potongan animasi dibuat pada sebuah potongan asetat atau sel (cell). Sel animasi biasanya merupakan lembaran-lembaran yang membentuk sebuah frame animasi tunggal. Sel animasi merupakan sel yang terpisah dari lembarang latar belakang dan sebuah sel untuk masing-masing objek yang bergerak secara mandiri di atas latar belakang. Lembaran-lembaran ini memungkinkan animator untuk memisahkan dan menggambar kembali bagian-bagian gambar yang berubah antara frame yang berurutan. Sebuah frame terdiri dari sel latar belakang dan sel diatasnya. Frame-frame yang digunakan untuk menyisipi celah-celah tersebut disebut keyframe. Selain keyframe, proses dan terminology animasi sel dengan layering dan tweening dapat dibuat dengan animasi komputer.

Animasi Frame

Animasi frame adalah bentuk animasi yang paling sederhana. Diumpamakan mempunyai sebuah buku yang mempunyai gambar yang berseri di tepi halaman berurutan. Bila jempol membuka buku dengan cepat, maka gambar kelihatan bergerak. Pada komputer multimedia, animasi buku tersebut menampilkan sebuah gambar yang berurutan secara cepat. Antara gambar satu (frame satu) dengan gambar lain (frame lain) berbeda. Dalam sebuah film, serangkaian frame bergerak melalui proyektor film dengan kecepatan sekitar 24 frame per detik.  24 frame per detik merupakan ambang batas, kurang dari itu gambar pada layar akan kelihatan kabur. Continue reading

Feb 08

Bunyi

Bunyi dalam PC multimedia, khususnya pada aplikasi bidang bisnis dan game sangat bermanfaat. PC multimedia tanpa bunyi hanya disebut unimedia, bukan multimedia. Kemampuan dasar bunyi yang harus dimiliki PC multimedia antara lain:

  • Membuat dan mensintensis bunyi
  • Menangkap bunyi dari dunia luar, dari yang didengar dan dari CD (Compact Disk).
  • Mengendalikan bunyi yang dibuat dari instrument elektronik, misalnnya MIDI.
  • Memainkan kembali bunyi tersebut lewat speaker atau sejenisnnya.

Masing-masing kemampuan membutuhkan teknologi, perangkat keras, dan perangkat lunak untuk menjalankannya. Bunyi dapat ditambahakan dalam produksi multimedia melalui suara. Seperti halnya pada grafik.

Ada 3 jenis objek bunyi yang biasa digunakan dalam produksi multimedia, yakni format waveform audio, MIDI dan MP3 file. (Suryanto, 2005 : 272)

Format Waveform Audio

Waveform audio merupakan format file audio yang berbentuk digital, dapat dimanipulasi dengan perangkat lunak PC multimedia. Kualitas produksi waveform audio bergantung pada sampling rate (banyaknya sampel per detik). Waveform audio disebut juga pulse code modulator (pcm) audio. Waveform (Wav) merupakan standar untuk windows PC, meskipun demikian file wav dapat digunakan di Mac. (Suryanto, 2005 : 273) Continue reading

Feb 08

Grafik

Alasan untuk menggunakan gambar dalam presentasi atau publikasi multimedia adalah karena lebih menarik perhatian dan dapat mengurangi kebosanan dibandingkan dengan teks. Gambar dapat meringkas dan menyajikan data kompleks dengan cara baru dan lebih berguna. Sering dikatakan bahwa sebuah gambar dapat menyampaikan seribu kata. Tapi, itu hanya berlaku ketika kita bisa menampilkan gambar yang diinginkan saat kita memerlukannya. Multimedia membantu kita melakukan hal ini, yakni ketika gambar grafis menjadi objek suatu link. Grafis seringkali muncul sebagai backdrop (latar belakang) suatu teks untuk menghadirkan kerangka yang mempermanis teks. Picture ( gambar ) juga bisa berfungsi sebagai ikon, yang bila dipadu dengan teks, menunjukkan berbagai opsi yang bisa di pilih (select) atau gambar bisa muncul full-screen menggantikan teks, tapi tetap memiliki bagian-bagian tertentu yang berfungsi sebagai pemicu yang bila di klik akan menampilkan objek atau event multimedia lain. (Suryanto, 2005 : 261)

Gambar Vektor

Gambar vektor tidak disimpan dalam sebuah gambar, tetapi tersimpan sebagai serangkaian instruksi yang digunakan untuk membuat suatu gambar yang dinamakan algoritma, yang menentukan bentuk kurva, garis, dan berbagai bangun dengan gambar (picture). Untuk menyimpan image yang tidak mengandung terlalu banyak perubahan warna, vektor image adalah pilihan yang lebih efisien dibanding bitmap. Misalnya saja sebuah garis tengah lingkaran. Bitmap akan menyimpan setiap titik di sepanjang garis itu sebagai RGB color value, tetapi vektor image hanya akan menyimpan pangkal garis, arah, panjang, dan warnanya.

Vektor image memiliki tiga kelebihan di banding bitmap. Pertama, vektor image itu bersifat scalable, artinya kita bisa menggunakan program grafis untuk memperbesar atau memperkecil ukuran image tanpa mengubah kualitasnya atau tidak bergantung pada resolusinya. Anda dapat menciptakan gambar dengan resolusi rendah dan kemudian dapat menstransfernya pada resolusi tinggi. Kedua, karena vektor image biasanya memiliki ukuran file lebih kecil di banding grafis dalam format bitmap, karena gambar vektor yang besar dapat di kodekan dengan instruksi yang lebih kecil atau ringkas, maka vektor bisa di unduh lebih cepat di internet. Ketiga, gambar vektor dapat diubah dalam berbagai tampilan tiga dimensi. Dengan perangkat lunka yang sesuai, anda dapat membangun sebuah tampilan gambar dari setiap arah bahkan dari potongan melintang. Continue reading

Feb 08

Warna

Persepsi Visual Warna

Pada masa sekarang orang memilih warna tidak hanya sekedar mengikuti selera pribadi berdasarkan perasaan saja, tetapi telah memilihnya dengan penuh kesadaran akan keguanaannya. Pada abad ke-15, lama sebelum para ilmuwan memperkenalkan warna, Leonardo Da Vinci menemukan warna utama yang fundamental, yang kadang-kadang disebut warna utama psikologis, yaitu merah, kuning, hijau, biru, hitam dan putih. Kini para ilmuwan memperkenalkan keterlibatan warna terhadap cara otak menerima serta menginterprestasikan warna. Kemudian perkembangan bidang psikologis juga membawa warna menjadi objek perhatian bagi para psikologis.

Para ilmuan yakin bahwa persepsi visual terutama bergantung kepada interprestasi otak terhadap suatu rangsangan yang diterima oleh mata. Warna menyebabkan otak bekerja sama dengan mata dalam membatasi dunia eksternal. Menurut penelitian warna mempunyai rasa yang lebih baik dalam visi dan lebih kuat dalam persepsi terhadap warna dibandingkan dengan binatang.

Konflik antara warna dan bentuk terhadap persepsi manusia telah dipelajari oleh ahli-ahli psikolog. Pengenalan bentuk merupakan proses perkembangan intelektual sedangkan warna merupakan proses intuisi. Eksperiment menunjukan bahwa anak-anak bila disuruh memilih objek yang sama antara warna dan bentuk, hampir selalu memilih objek yang berwarna.

Sudah umum diketahui bahwa warna dapat mempengaruhi jiwa manusia dengan kuat atau dapat mempengaruhi emosi manusia. Warna dapat pula menggambarkan suasana hati seseorang. Pada seni sastra baik sastra lama maupun sastra modern, puisi maupun prosa, sering terungkap prihal warna baik sebagai kiasan atau sebagai perumpamaan. Telah banyak dibuktikan melalui percobaan-percobaan bawha warna mempengaruhi kegiatan fisik dan mental. Warnapun telah dipergunakan untuk alat penyembuhan penyakit mental. Continue reading

Feb 08

Tipografi

Tipografi adalah seni dan teknik dalam merancang maupun menata aksara dalam kaitannya untuk menyusun publikasi visual, baik cetak maupun non-cetak.

Jargon yang mengatakan “No graph without type” memang tidak berlebihan, karena jika grafis ditujukan sebagai sarana komunikasi visual maka aksara adalah salah satu bagian yang tidak bisa dikesampingkan. Sebaliknya, sebuah grafis bisa saja tidak memerlukan gambar. Tetapi tentu saja aksara yang dijadikan grafis memerlukan sarana serta teknik pengolahan yang memerlukan pengetahuan pula agar menjadi grafis atau gambar aksara yang baik dan mampu mengomunikasikan pesan.

Di dalam mengolah aksara menjadi grafis akan berlaku dasar-dasar ilmu komposisi pengaturan elemen-elemen sebagaimana elemen gambar yang lain yang akan berkaitan dengan tata ruang, tata warna serta tata estetika yang lain.

Tanpa Kait (Sans Serif)

Aksara Sans Serif adalah aksara yang tanpa serif  kait, di mana dalam bahasa Prancis, sans arti tanpa. Jenis aksara ini muncul belakangan kira-kira di akhir abad 19 dan termasuk di antara karya para seniman modernist. Aksara tanpa kait ini memiliki sifat yang streamline, fungsional, dan kontemporer. Di antara nama-nama aksara serif yang popular dari awal-awal pemakaiannya adalah Futura, AvantGrade, dan sebagainya. Pada perkembangannya, aksara Sans Serif semakin banyak dibuat walaupun jumlahnya tidak sebanyak aksara serif. Alasannya, karena aksara yang tidak memiliki kait ini dirasakan kurang legibly dan readable jika dipasang pada baris-baris teks yang panjang. (Kusrianto, 2010 : 50)

Berkait (Serif)

Aksara Serif memiliki garis-garis kecil yang disebut counter stroke pada ujung hampir semua tulisan. Garis-garis kecil itu posisinya berdiri horizontal terhadap badan aksara. Aksara Serif ini dikenal lebih legible dan readable karena garis-garis horizontal pada masing-masing kaki aksara itu membantu menuntun pandangan mata pembaca pada baris teks yang tengah di bacanya. Continue reading