Feb 14

Sistem Komputer

Tujuan Sistem Komputer

Tujuan pokok dari sistem komputer adalah mengolah data untuk menghasilkan informasi. Supaya tujuan pokok tersebut terlaksana, maka harus ada elemen-elemen yang mendukungnya. Elemen-elemen dari sistem komputer adalah [Hart00]:

  1. Hardware (perangkat keras/piranti keras) adalah peralatan di sistem komputer yang secara phisik terlihat dan dapat dijamah.
  2. Software (perangkat lunak/piranti lunak) adalah program yang berisi perintah-perintah untuk melakukan pengolahan data.
  3. Brainware adalah manusia yang terlibat di dalam mengoperasikan serta mengatur sistem komputer. Continue reading
Feb 08

Computer Aided Instruction (CAI)

CAI

CAI yaitu penggunaan komputer secara langsung dengan siswa untuk menyampaikan isi pelajaran, memberikan latihan dan menguji kemajuan belajar siswa. CAI juga bermacam-macam bentuknya bergantung kecakapan pendesain dan pengembang pembelajarannya, bisa berbentuk permainan (games), mengajarkan konsep-konsep abstrak yang kemudian dikonkritkan dalam bentuk visual dan audio yang dianimasikan. Computer Aided Instruction (CAI) adalah penggunaan komputer sebagai alat bantu dalam dunia pendidikan dan pengajaran. CAI membantu siswa memahami suatu materi dan dapat mengulang materi tersebut berulang kali sampai ia menguasai materi itu.(Putranti, 2007).

Jadi dapat disimpulkan bahwa CAI adalah salah satu metode pengajaran yang digunakan untuk membantu pengajar dalam mengajarkan materi secara interaktif dalam sebuah program tutorial dengan menggunakan suatu aplikasi komputer. Dalam menyampaikan pengajaran, perangkat lunak CAI dapat mengontrol berbagai proses, seperti penyajian materi kepada pemakai untuk dibaca dan dipelajari, memberikan petunjuk dan latihan mengenai materi yang dipelajari, memberikan pertanyaan dan masalah untuk dijawab serta memberikan penilaian dari hasil belajar kepada pemakai. Pemakai dapat berinteraksi melalui alat-alat input, seperti keyboard atau penekanan tombol dengan menggunakan mouse, yang hasilnya dapat ditampilkan melalui layar monitor dan printer.

Teknologi Multimedia

Menurut Ahmadi dan Amri, penggunaan komputer multimedia dalam proses pembelajaran mempunyai tujuan meningkatkan mutu pembelajaran. Teknologi multimedia mampu memberi kontribusi yang besar dalam bidang komunikasi dan pendidikan karena bisa mengintegrasikan teks, grafik, animasi, audio dan video. Multimedia mampu mengembangkan proses pembelajaran kearah yang lebih dinamik dan interaktif. Dengan suasana yang interaktif akan lebih menggalakkan komunikasi aktif antara berbagai hal.

Dengan semakin berkembangnya teknologi multimedia sekarang ini, memungkinkan unsur-unsur video, bunyi, teks dan grafik dapat dikemas menjadi satu melalui pembelajaran berbasis komputer.

Dec 07

Kode Beep

Kode Beep Kesalahan

Kode Suara

Kemungkinan daerah kerusakan

Tanpa beep Power Supply
Beep terus menerus Power Supply
Beep pendek berulang-ulang Power Supply
1 beep panjang dan 1 beep pendek Motherboard
1 beep panjang dan 2 beep pendek Video adapter Card
1 beep pendek dan tidak ada

tampilan

Kabel monitor dan atau tampilan
1 beep pendek dan tidak mau boot Kabel disk, adapter disk atau disk

Kode Beep Pada BIOS AMI

Beep Code

Descriptions

1 short DRAM refresh failure
2 short Parity circuit failure
3 short Base 64K RAM failure
4 short System timer failure
5 short Process failure
6 short Keyboard controller Gate A20 error
7 short Virtual mode exception error
8 short Display memory Read/Write test failure
9 short ROM BIOS checksum failure
10 short CMOS shutdown Read/Write error
11 short Cache Memory error
1 long, 3 short Conventional/Extended memory failure
1 long, 8 short Display/Retrace test failed

Kode Beep Pada Award BIOS

Beep Code

Description

1 long, 2 short Indicates a video error has occurred and the BIOS cannot initialize the video screen to display any additional information
Any other beep(s) RAM problem.

Kode Beep BIOS IBM

Beep Code

Descriptions

No Beeps. No Power, Loose Card, or Short
1 Short Beep. Normal POST, computer is ok
2 Short Beep POST error, review screen for error code
Continuous Beep No Power, Loose Card, or Short.
Repeating Short Beep No Power, Loose Card, or Short
One Long and one ShortBeep Motherboard issue
One Long and Two short Beeps Video (Mono/CGA Display Circuitry) issue
One Long and Three Short Beeps. Video (EGA) Display Circuitry
Three Long Beeps Keyboard / Keyboard card error.
One Beep, Blank or Incorrect Display Video Display Circuitry

Kode Pesan Kesalahan

Kode

Uraian

1xx

Kerusakan sistem board

101

Kerusakan sistem board pada interrupt

102

Kerusakan sistem board pada timer

2xx

Kerusakan memory RAM

201

Tes RAM rusak

3xx

Kerusakan keyboard

301

Keyboard tidak terespon

6xx

Kerusakan POST floppy drive atau adapter

601

Kerusakan floppy drive

17xx

Kerusakan hard disk

1701

Kerusakan POST pada unit hard disk

18xx

Kerusakan Unit I/O ekspansi

1801

Kerusakan POST pada Unit I/O ekspansi
Dec 07

Pemeriksaan Komputer Melalui Diagnosa Sistem

Untuk memeriksa kondisi hardware pada komputer perlu dilakukan diagnosa. Pada komputer dikenal tiga jenis diagnosa (FT UNY, 2004), yaitu :

  • POST (Power-On Self-Test)
  • Diagnosa umum (routine)
  • Diagnosa mencari dan mengatasi kerusakan

Langkah-langkah Power-On Self-Test (POST)

Setiap kali komputer dihidupkan secara otomatis akan memulainya dengan langkah diagnosa yang dikenal dengan Power-On Self-Test (POST). POST ini akan memeriksa dan menguji semua komponen-komponen sistem. Jika saat POST terjadi masalah, suatu pesan akan disampaikan pada pengguna. Pesan tersebut dapat berupa : pesan tampilan di layar, suara beep, atau kedua-duanya. Indikasi dari adanya masalah sewaktu POST dinyatakan :

  • Kode kesalahan   : dua sampai lima digit angka
  • Pesan kesalahan : pesan singkat dalam Bahasa Inggris (ada beberapa pesan yang menunjukkan masalahnya)
  • Kode beep            : suara beep berurutan

Dengan sangat bervariasinya pabrik pembuat motherboard dan ROM BIOS maka kode beep yang diberikan juga bervariasi artinya untuk kerusakan yang sama akan diberikan kode beep yang berbeda yang dikarenakan adanya perbedaan pabrik pembuat ROM BIOS atau motherboard. Pengujian semua memori termasuk dalam langkah POST ini. Lamanya pengujian tergantung dari besar kecilnya kapasitas memori yang terpasang. Akan tetapi POST tidak mengecek semua peralatan tambahan/perluasan seperti : printer, modem, dsb.

Pesan kesalahan selama POST

  1. Test 1 (Basic System Error), sistem terhenti dengan tanpa tampilan dan suara beep, walaupun kursor mungkin tampak.
  2. Test 2 (Extended System Error), satu suara beep panjang diikuti dengan satu suara beep pendek, dan eksekusi POST terhenti.
  3. Test 3 (Display Error), satu suara beep panjang diikuti dengan dua suara beep pendek, dan POST melanjutkan dengan tes berikutnya.
  4. Test 4 (Memory Error), ada tampilan angka yang menunjukkan kode kesalahan.
  5. Test 5 (Keyboard Error), ada tampilan angka yang menunjukkan kode kesalahan.
  6. Test 6 (Drive Error), ada tampilan angka 601, 1780, atau 1781 yang menunjukkan kode kesalahan.
Dec 07

Komponen dan Kecepatan Komputer

Komputer

Komputer sering diidentikkan dengan Personal Computer (PC). Pada dasarnya, komputer merupakan peralatan eloktronik yang terdiri atas hardware dan software. Hardware adalah alat yang ada secara fisik, sedangkan software merupakan perangkat lunak yang terdiri atas program dan data. Program digunakan untuk memproses data. Misalnya, Winamp merupakan program yang dapat dipakai untuk memutar data file MP3 sehingga komputer mengeluarkan suara.

Komputer adalah pemroses data yang dapat digunakan untuk melakukan tugas-tugas berikut :

  • menerima masukan (input) berupa data dan perintah
  • mengolah input dengan program yang tersimpan dalam memori
  • memberikan hasil (output) sesuai dengan tujuan pengolahan. Pengolahan data menggunakan komputer dikenal juga dengan Electronic Data Processing (EDP).

Komputer tidak bisa melakukan apa-apa jika tidak ada instruksi atau perintah. Kumpulan instruksi yang dikenali oleh komputer disebut juga dengan program. Jika ingin memerintah komputer, cukup gunakan program yang sudah terinstal. Salah satu software terpenting adalah sistem operasi. Sistem operasi bertanggung jawab mengatur program-program lain yang sedang dijalankan serta menjembatani program aplikasi dengan hardware (Ginny, 2007).

Komponen Komputer

Komputer terdiri atas banyak bagian yang masing-masing mempunyai fungsinya sendiri. Kebanyakan orang memisahkan komponen komputer menjadi dua bagian (Ginny, 2007) :

  •  Komponen dalam komputer itu sendiri (pemroses)
    Contoh : CPU, RAM Motherboard (chip ROM, chipsets, ports, buses dan slot ekspansi)
    Drives : Harddisk, floppy drive, CD drive, DVD drive
    Kartu ekspansi (expansion cards) : Graphics cards, Network card, SCSI controller. Sound card, TV tuner card, Modem internal, dlll
  • Komponen yang tidak terhubung langsung dengan pemrosesan atau dikenal dengan perangkat tambahan (peripheral).
    Contoh :  Keybord dan mouse, joystick, monitor, printer, scanner, speaker, drive eksternal, modem eksternal, UPS, voltage ragulator, dll.

Komponen komputer yang dipakai saat ini diturunkan dari model komputer yang dibuat oleh matematikawan asal Hongaria, yaitu John von Neumann (1903-1957). Neumann berusaha membuat model komputer yang bisa bekerja seefisien mungkin. Beliau membagi model hardware komputer menjadi lima bagian besar : Pemroses (CPU), masukan (input), Keluaran (output) memori untuk kerja, dan memori untuk penyimpanan. Model komputer Neumann ternyata masih digunakan bahkan hingga saat ini.

Kecepatan Komputer

Kecepatan komputer tergantung pada komponennya. Jika menggunakan processor yang cepat sedangkan komponen yang lainnya tidak mendukung, maka komputer tidak akan bisa bekerja secara maksimal. Bagian yang menyebabkan kelambatan inilah yang sering disebut bottle neck. Processor cepat dengan total RAM seadanya, misalnya dapat diumpamakan seperti mengendarai mobil balap di jalan yang macet.

Pemrosesan data oleh komputer dilakukan berdasarkan sinyal digital yang disebut clock. Sinyal clock dipakai untuk sinkronisasi dan dikirimkan ke semua komponen komputer sehingga data bisa diproses dan mengalir secara bersama-sama. Jika sistem clock bekerja pada 100 Mhz misalnya, berarti ada 100 juta siklus clock (clock style) yang lewat setiap detiknya. Sebenarnya perintah pada komputer akan dipecah menjadi perintah-perintah yang lebih kecil. Perintah kecil inilah yang akan dieksekusi.

Alat tertentu bisa saja bekerja lebih cepat atau lebih lambat daripada sistem clock. Komponen yang bekerja pada kecepatan berbeda membutuhkan sinkronisasi dengan cara perkalian (multiplacation) ataupun pembagian (division). Sebagai contoh, pada komputer dengan sistem clock 100 MHz dan processor 400 MHz, setiap alat memahami bahwa 1 clock pada sistem clock sebanding dengan 4 clock pada processor. Dengan demikian, faktor 4 digunakan untuk sinkronisasi (Ginny, 2007).