Dec 22

JavaScript

JavaScript

JavaScript adalah bahasa pemrograman fungsional yang berjalan pada klien dan diimplementasikan sebagai bagian dari sebuah web browser dalam rangka menyediakan antar muka halaman web yang interaktif dan dinamis (Wikipedia, n.d.). Bahasa  ini adalah bahasa pemrograman untuk memberikan kemampuan tambahan terhadap bahasa HTML dengan mengijinkan pengeksekusian perintah perintah di sisi user, yang artinya di sisi browser bukan di sisi server web.

JavaScript  bergantung  kepada browser (navigator) yang memanggil  halaman web yang  berisi skrip skrip  dari JavaScript  dan  tentu saja terselip di  dalam dokumen HTML. JavaScript juga tidak memerlukan  kompilator atau penterjemah khusus untuk menjalankannya (pada kenyataannya kompilator JavaScript sendiri sudah termasuk di dalam browser tersebut). Lain halnya dengan bahasa “Java” yang memerlukan kompilator khusus untuk menterjemahkannya di sisi user atau klien.

Contoh JavaScript

Contoh dari skrip yang menunjukkan bahwa skrip tersebut adalah skrip dari JavaScript adalah sebagai berikut :

<SCRIPT language=”Javascript”>

letakkan script anda disini  </SCRIPT>

Sejarah JavaScript

JavaScript diperkenalkan pertama  kali oleh Netscape  pada tahun 1995.  Pada awalnya  bahasa   ini dinamakan  “LiveScript” yang berfungsi sebagai  bahasa sederhana untuk  browser Netscape Navigator 2. Pada masa itu bahasa ini banyak di kritik karena kurang aman, pengembangannya yang terkesan buru buru  dan  tidak  ada  pesan kesalahan yang di tampilkan setiap kali kita membuat kesalahan pada saat menyusun suatu program. Kemudian sejalan dengan sedang giatnya kerjasama antara  Netscape dan  Sun (pengembang bahasa  pemrograman  “Java” ) pada  masa itu, maka Netscape memberikan nama “JavaScript” kepada bahasa  tersebut pada tanggal 4 desember 1995. Pada saat yang bersamaan Microsoft sendiri mencoba untuk mengadaptasikan teknologi ini yang mereka sebut sebagai “Jscript” di browser Internet Explorer 3.

Dec 08

Java 2 Micro Edition (J2ME)

J2ME

Java 2 Micro Edition  (J2ME) merupakan salah satu bagian dari teknologi Java, yang dikembangkan untuk memungkinkan aplikasi berbasis teknologi Java dapat berjalan di perangkat-perangkat mobile device yang hanya memiliki memory kecil (misal: handphone, Palm, PDA, PocketPC) dan telah ditanamkan JVM pada device tersebut.

Configuration dan Profile J2ME

Dalam J2ME dibagi menjadi dua bagian yang dikenal dengan istilah configuration dan profile. Dua buah istilah tersebut sangat penting dalam pengembangan sebuah aplikasi wireless dengan teknologi Java.

  • J2ME Configuration

    J2ME Configuration mendefinisikan lingkungan kerja J2ME runtime. Karena setip handheld device memiliki fitur yang berbeda-beda, J2ME Configuration ini dirancang, yakni menyediakan libary standar yang mengimplementsikan fitur standar dari sebuah handheld device. Lingkungan kerja yang dimaksud meliputi Java Virtual Machine (JVM) yang digunakan untuk menjalankan program aplikasi Java. Untuk JVM pada J2ME berbeda dengan JVM yang dipakai pada J2SE, karena hanya fitur-fitur penting yang berkaitan dengan perangkat handheld device saja yang diimplementasikan.
    Ada dua kategori J2ME Configuration, yaitu :

    1. CDC (Connected Devide Configuration)
      Kategori ini umumnya digunakan untuk aplikasi Java pada perangkat-perangkat handheld device dengan ukuran memory sekitar 2 Megabytes. Contohnya adalah Internet TV, Nokia Communicator, dan car television.
    2. CLDC (Connected Limited Device Configuration)
      Kategori ini umunya digunakan untuk aplikasi Java pada handphone semacam Nokia, Samsung Java Phone, Motorola i85s, PDA, Palm, atau PocketPC. Umumnya perangkat-perangkat tersebut hanya memiliki memory berukuran 128-512 KiloBytes.
    CLD CLDC
    JVM yang digunakan dikenal dengan nama CVM JVM yang digunakan dikenal dengan nama KVM
    Digunakan pada perangkat handheld dengan ukuran memory minimal

    2 Mbytes

    Digunakan pada perangkat handheld dengan ukuran memory terbatas

    (128-512 Kbytes)

    Processor : 32 bit Processor : 16 atau 32 bit
    Implementasi seluruh fitur J2SE Implementasi subset J2SE
  • J2ME Profile
    Jika J2ME Configuration menyediakan library-library Java untuk implementasi fitur-fitur standar dari sebuah handheld device, J2ME Profile menyediakan implementasi-implementasi tambahan yang sangat spesifik dari sebuah handheld device. Sebagai analogi sebuah handphone dengan merek tertentu memiliki kemampuan untuk mengirim SMS kesuatu nomor tertentu, karena itu merupakan kemampuan standar dari sebuah handphone.Namun masing-masing handphone tersebut tentu memiliki fitur-fitur yang berbeda antara yang satu dengan yang lainnya, seperti misal ada handphone yang dilengkapi dengan kamera, atau ada handphone yang  mampu memutar file MP3. Kemampuan standar itulah yang diimplemntasikan oleh J2ME Configuration, sedangkan kemampuan/fitur lain yang dimiliki oleh setiap handheld diimplementasikan oleh J2ME Profile. Untuk implementasi Java pada wireless phone, J2ME Profile yang akan digunakan yaitu Mobile Information Device Profile (MIDP) atau yang biasa disebut MIDLet yang berkerja pada CLDC.
Dec 08

Java

Java – Object Oriented Programming

Bahasa Java merupakan bahasa pemrograman berorientasi obyek yang memiliki kemampuan multiplatform, dapat dijalankan sekaligus di berbagai sistem operasi, sesuai dengan motto-nya “write once run everywhere”. Di samping itu, software berbasis Java juga dapat dijalankan di mesin apapun tanpa harus diubah kode programnya.

Pada bahasa pemrograman Java yang menggunakan metode object oriented programming menjanjikan penyederhanaan tugas pemrograman dan sebuah solusi pada masalah inkompatibilitas. Programmer tidak lagi berurusan dengan “pemindahan  target” dari hardware dan inkompatibilitas software system operasi. Sebagai gantinya Java mengajukan sebuah model baru bagi pengembangan software, berdasarkan pada prinsip: “Write Once, Run Anywhere”. Pada sebuah kompiler Java akan mengkompilasi kode program Java menjadi Java Bytecode yang merupakan byte-byte instruksi untuk Java Virtual Machine (JVM). Sehingga aplikasi Java akan dapat berjalan pada mesin dan system operasi yang berbeda-beda selama mesin tersebut memiliki Java Virtual Machine (JVM). Komponen lain yang terdapat pada Java adalah Application Program Interface (API), yang merupakan kumpulan library untuk menjalankan dan mengembangkan program aplikasi Java.

Sun Microsystemtm sebagai pengembang Java, pada perkembangan selanjutnya memperkenalkan Java versi 1.2 atau lebih dikenal dengan nama Java 2 yang terdiri atas JDK(Java Development Kit) dan JRE(Java Runtime Environment) versi 1.2. Aplikasi-aplikasi Java yang compatible dengan Java 2 ini dikenal dengan Java 2 Compliant.

Kategori Java 2

Pada Java 2 ini dibagi menjadi tiga kategori, yaitu :

  • Java 2 Standard Edition (J2SE)
    Kategori ini digunakan untuk menjalankan dan mengembangkan aplikasi-aplikasi Java pada level PC (Personal Computer).
  • Java 2 Enterprise Edition (J2EE)
    Kategori ini digunakan untuk menjalankan dan mengembangkkan aplikasi-aplikasi pada lingkungan enterprise, dengan menambah fungsionalitas-fungsionalitas Java semacam EJB (Enterprise Java Bean), Java COBRA, Java Server Page (JSP), servlet, serta Java XML (Extensible Markup Language).
  • Java 2 Micro Edition (J2ME)
    Kategori ini digunakan untuk mengembangkan dan menjalankan aplikasi-aplikasi Java handheld device atau perangkat-perangkat semacam handphone, Palm, PDA, Pocket PC.

”"

Namun sebenarnya saat ini ada satu kategori lain yakni Java card, yang khusus dikembangkan untuk aplikasi pada smart card. Misalnya aplikasi kartu telepon CHIP, kartu VISA, kartu SIM pada handphone dan aplikasi mobile banking BCA yang saat ini sudah umum digunakan.

Dec 08

Object Oriented Programming

Pemroraman Berorientasi Objek

Pemograman berorientasi obyek merupakan sebuah metode yang digunakan untuk mendapatkan solusi masalah melalui perspektif obyek (benda, konsep, entitas). Obyek ini memiliki atribut dan metode yang digunakan bersama dengan obyek yang lainnya, sehingga dapat dijadikan solusi untuk sebuah permasalahan. Terdapat perbedaaan mendasar antara pemrograman prosedural dengan pemrograman yang berorientasi obyek, pada pemograman prosedural biasanya berupa baris-baris program yang dieksekusi terurut mulai dari baris teratas hingga bawah (line to line command execute).

Teknik yang lebih canggih pada pemrograman prosedural dengan menggunakan procedure dan function yang menjadikan prosedural lebih moduler (terbagi menjadi bagaian-bagaian yang lebih kecil). Pemrograman prosedural lebih menitikberatkan penyelesaian program berdasarkan urutan-urutan proses kerja. Sedangkan pemrograman berorientasi obyek memungkinkan kita membagi-bagi permasalahan berdasarkan obyek-obyek yang terlibat. Mendefinisikan peran masing-masing obyek dalam proses penyelesaian masalah. Sehingga titik berat penyelesaian masalah dengan metode ini adalah pembagian tanggung jawab kepada masing-masing obyek, bukan berdasarkan proses kerja.

Class dan Object

Pada Object Oriented Programming (OOP) maka akan senantiasa berhubungan dengan class dan  object. Class merupakan penggambaran umum kumpulan dari object tertentu. Sebuah class dapat diturunkan menjadi class-class  yang lain. Proses inilah yang dinamakan inheritance (pewarisan). Penurunan class  menjadi class-class yang lain sehingga akan membuat sebuah hierarki. Class yang menurunkan class-class dibawahnya disebut parent class, sedangkan subclass di bawahnya disebut child class. Sedangkan object adalah instance (contoh) dari sebuah class.

Nov 28

Pemrograman Berorientasi Objek

Java merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek atau OOP (Object Oriented Programming). Elemen-elemen dari pemrograman objek ini diantaranya adalah encapsulation, polymorphism dan inherit.

Encapsulation merupakan mekanisme pemrograman yang mengikat data dan program bersama-sama dan mengamankannya dari penyalahgunaan dan interferensi dari luar. Melalui objek, data dan kode dapat menjadi private, protected atau public bagi objek tersebut. Seperti yang diketahui kode dan data private hanya dapat diakses oleh bagian dalam dari objek tersebut sedangkan kode dan data protected aksesnya selain dari dalam objek sendiri, dapat diakses oleh objek keturunannya. Kode dan data public dapat diakses oleh objek luar.

Unit dasar dari encapsulation ini adalah class. Class mendefinisikan format dari objek yang akan dibangun sehingga objek merupakan instansi (instance) dari class. Kode dan data merupakan anggota (member) dari class, dimana data disebut members variables atau instance variables sedangkan kode yang mengoperasikan data disebut member methods atau methods. Method dalam java merupakab subrutin atau function.

Polymorphism membolehkan satu interface mengakses general class dalam aksinya. Lebih tepatnya lagi polymorphism merupakan satu interface banyak method. Misalnya suatu method dengan nama yang sama namun memiliki pengoperasian tipe data yang berbeda.

Inheritance adalah proses dimana suatu objek mendapatkan properti dari objek lain. Konsep ini merupakan hierarchical classification yang diperlukan dalam penurunan sifat suatu objek terhadap objek lain yang menjadi orang tuanya (parent).

Nov 28

Sekilas Tentang Java

Bahasa pemrograman Java pada awalnya dikhususkan untuk aplikasi berbasis Internet, namun sekarang aplikasi-aplikasi Java sudah dapat digunakan untuk tidak hanya berbasis Web saja tetapi dari basis Desktop hingga aplikasi mobile sudah menggunakannya. Java itu portable yaitu dapat dijalankan di berbagai platform yaitu Windows, Linux, Unix, MacOS, atau SymbianOS (mobile). Kunci dari portabilitas ini adalah keluaran hasil kompilasi Java bukanlah file executable melainkan berbentuk bytecode. Bytecode inilah yang akan dieksekusi oleh JRE (Java Runtime Environment) yang disebut JVM (Java Virtual Machine) dan telah diinstall pada setiap sistem operasi yang akan digunakan, sehingga JVM
merupakan interpreter bagi bytecode.
Sebenarnya eksekusi interpreter lebih lambat dengan bandingkan dengan kompilasi executable, maka Sun menyuplai teknologi HotSpot yang menyediakan compiler JIT (Just In- Time) untuk bytecode dan menjadi bagian JVM untuk mengkompilasi bytecode menjadi executable code secara real-time, sehingga menjalankan aplikasi Java lebih cepat.
Bahasa Java kali pertama dikonsepkan oleh James Gosling, Patrick Naughton, Chris Warth, Ed Frank, dan Mike Sheridan di Sun Microsystem tahun 1991, dengan nama bahasa programnya “Oak”. Tahun 1995 mereka mengunjungi sebuah café kopi lokal dan mengubah namanya menjadi “Java” hingga sekarang.
Bahasa Java secara langsung berhubungan dengan C dan C++, karena Java menurunkan sintaks-nya dari C dan objeknya diadaptasi dari C++, sehingga Java memiliki sifat case sensitive (membedakan antara huruf besar maupun kecil).