Nov 26

DBMS Terdistribusi

Untuk membahas mengenai DBMS terdistribusi , terlebih dahulu mengetahui apa yang di maksud dengan basis data terdistribusi  dan DBMS terdistribusi.

Basis data terdistribusi

Secara logik keterhubungan dari kumpulan-kumpulan  data yang digunakan bersama-sama, dan didistribusikan melalui suatu jaringan komputer.

DBMS Terdistribusi

Sebuah sistem perangkat lunak yang mengatur basis data terdistribusi dan membuat pendistribusian data secara transparan.

DDBMS memiliki satu logikal basis data yang dibagi ke dalam beberapa fragment. Dimana setiap fragment disimpan pada satu atau lebih komputer dibawah kontrol dari DBMS yang terpisah , dengan mengkoneksi komputer menggunakan jaringan komunikasi.

Masing- masing site memiliki kemampuan untuk mengakses permintaan pengguna pada data lokal dan juga mampu untuk memproses data yang disimpan pada komputer lain yang terhubung dengan jaringan.

Pengguna mengakses basis data terdistribusi dengan menggunakan dua aplikasi yaitu aplikasi lokal dan aplikasi global, sehingga DDBMS memiliki karakteristik yaitu :

  • Kumpulan dari data logik yang digunakan bersama-sama
  • Data di bagi menjadi beberapa fragment
  • Fragment mungkin mempunyai copy ( replika )
  • Fragment / replika nya di alokasikan pada yang digunakan
  • Setiap site berhubungan dengan jaringan komunikasi
  • Data pada masing-masing site dibawah pengawasan DBMS
  • DBMS pada masing-masing site dapat mengatasi aplikasi lokal, secara otonomi
  • Masing-masing DBMS berpastisipasi paling tidak satu global aplikasi.

Dari definisi tersebut , sistem diharapkan membuat suatu distribusi yang transparan. Basis data terdistribusi terbagi menjadi beberapa fragment yang disimpan di beberapa komputer dan mungkin di replikasi, dan alokasi penyimpanan tidak diketahui pengguna . Adanya  Transparansi di dalam basis data terdistribusi agar terlihat sistem ini seperti basis data tersentralisasi. Hal Ini mengacu pada prinsip dasar dari DBMS (Date,1987b).  Transparansi memberikan fungsional yang baik untuk pengguna tetapi sayangnya mengakibatkan banyak permasalahan yang timbul dan harus diatasi oleh DDBMS.

Nov 26

Distributed Database Management System

Motivasi utama di belakang pengembangan sistem basis data adalah suatu keinginan untuk menyatukan data operasional  dari suatu organisasi dan  pengaksesan  data yang terkontrol. Integrasi data dan kontrol data telah diimplementasikan pada  bentuk data tersentralisasi, namun hal ini bukan merupakan tujuan dari pengembangan sistem basis data. Adanya perkembangan pada  jaringan komputer  menghasilkan suatu bentuk desentralsasi . Pendekatan desentralisasi ini merupakan gambaran dari suatu organisasi yang memiliki banyak cabang organisasi, dimana terbagi – bagi menjadi beberapa divisi, departemen, proyek dan masih banyak lagi, dan dalam bentuk infrastruktur dan akan terbagi – bagi kembali menjadi beberapa kantor cabang, pabrik-pabrik dimana setiap unit tersebut mengoperasionalkan datanya secara sendiri – sendiri. (Date,2000).  Data yang digunakan secara bersama- sama dan efisiensi dalam pengaksesan data harus diiringi dengan perkembangan dari sistem basis data terdistribusi, yang merupakan refleksi dari struktur organisasi, sehingga data dapat diakses dimana saja dan melakukan penyimpanan data di lokasi yang memang data tersebut sering digunakan.

Distribusi DBMS harusnya dapat mengatasi sekumpulan permasalahan informasi (islands of information). Basis data terkadang dianggap sebagai kumpulan elektronik saja yang terbatas dan tidak dapat di akses, seperti daerah yang terpencil. Dan DDBMS  merupakan jawaban dari masalah geografi, masalah arsitektur komputer , masalah protokol komunikasi dan lain- lainnya.